Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Gandeng Asosiasi Wujudkan Kenyamanan Pasar

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 15:45 WIB | Oleh:
DKI Gandeng Asosiasi Wujudkan Kenyamanan Pasar Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Bawang merah dan komoditas pangan lainnya yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Jakarta -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) untuk menjaga pertumbuhan ekonomi melalui kenyamanan aktivitas di pasar.

"Saya sampaikan kepada APKLI, sebagai jantungnya, sebagai motornya dari ekonomi rakyat, mereka menjaga bersama-sama kebersihan, kenyamanan, ketentraman pertumbuhan ekonomi yang ada di pasar," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan akan memberikan dukungan penuh agar pertumbuhan ekonomi di pasar terus terjaga. Hal itu karena hampir semua aktivitas interaksi sosial, budaya dan ekonomi sebenarnya terjadi di pasar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendukung Gerakan Pasar Rakyat seperti keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan ekonomi termasuk di pasar rakyat. 

"Harapannya Gerakan Pasar Rakyat ini betul-betul bisa menginspirasi di tempat-tempat lain," ujar Pramono.

Hari ini, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Lomba Digitalisasi Pasar yang melibatkan 20 pasar percontohan yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya serta didukung oleh lima perbankan kredibel dalam aspek digitalisasi sistem keuangan.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto mengatakan, lomba digitalisasi pasar bertujuan mendorong literasi keuangan di kalangan pedagang pasar, mempercepat masuknya pedagang pasar ke ekosistem perbankan dan digital.

Kemudian, menjadikan transaksi lebih aman dan nyaman, mempermudah pedagang untuk mengakses pembiayaan dari bank mitra dan meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pasar.

Dia berharap lomba ini tidak hanya dapat meningkatkan literasi digital di kalangan pedagang pasar, tetapi juga untuk membangun pasar yang lebih tertib, modern dan efisien dalam pengelolaan maupun pelayanannya.

Dengan begitu, sambung dia, dapat tercipta sinergi antara tradisi dan teknologi, antara kearifan lokal dan kemajuan zaman serta dapat menjadikan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.