Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jakarta Petakan Potensi Bencana di Pulau Panggang

📅 Senin, 21 Jul 2025, 15:55 WIB | Oleh:
BPBD Jakarta Petakan Potensi Bencana di Pulau Panggang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. BPBD DKI Jakarta melakukan monitoring dan evaluasi kesiapsiagaan di Pulau Panggang Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (21/7).

Padang -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memetakan potensi bencana dan upaya kesiapsiagaan dalam menghadapinya di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Kawasan kepulauan memiliki kondisi geografis yang berbeda dibandingkan daratan utama sehingga pendekatan penanganan bencana pun harus disesuaikan,” Kepala Satgas BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan kesiapan sarana prasarana serta pola kedaruratan yang efisien dan adaptif.

Menurut dia, BPBD melakukan monitoring sarana dan prasarana serta pola kedaruratan pengungsi di Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Sebelumnya kegiatan kesiapsiagaan yang telah dimulai, di Kelurahan Pulau Pari, Kamis (17/7).

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi aksesibilitas dan distribusi logistik.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga melakukan koordinasi langsung dengan perangkat kelurahan dan masyarakat setempat untuk memperkuat jejaring kesiapsiagaan berbasis komunitas.

Ia menambahkan, kegiatan monitoring ini menjadi bentuk nyata komitmen BPBD DKI Jakarta dalam memperkuat ketangguhan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil terhadap potensi risiko bencana.

“Kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang tangguh bencana, terlebih di daerah yang memiliki keterbatasan akses seperti Kepulauan Seribu,” kata dia.

Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang, Muhammad Nuralim mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kesiapan wilayah itu dalam menghadapi situasi darurat.

“Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan terus berlanjut,” kata dia.

Data ANTARA menyebutkan, sejumlah bencana yang berpotensi terjadi di Kepulauan Seribu mulai dari angin puting beliung, badai, gelombang pasang tinggi hingga banjir rob atau banjir pesisir yang kerap terjadi di pesisir utara Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.