Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertemuan Menkeu G20 Berakhir, Sepakati Komunike, Perkuat Multilateralisme

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 08:00 WIB | Oleh:
Pertemuan Menkeu G20 Berakhir, Sepakati Komunike, Perkuat Multilateralisme Doc: UNDP
Ket. Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 Afrika Selatan 2025.

JOHANNESBURG - Para anggota Kelompok 20 (G20) telah mengakhiri pertemuan tingkat menteri keuangan dan gubernur bank sentral, yang berlangsung selama dua hari, pada Jumat (18/7).

Mereka sepakat untuk memperkuat kerja sama multilateral guna mengatasi risiko-risiko yang sudah ada maupun yang sedang mengemuka terhadap ekonomi global dalam sebuah komunike bersama yang ditandatangani di Durban, Afrika Selatan.

Para pejabat G20 mendiskusikan tantangan-tantangan global, seperti konflik, ketegangan geopolitik dan perdagangan, gangguan pada rantai pasokan global, tingkat utang yang tinggi, serta cuaca ekstrem dan bencana alam yang kerap terjadi, papar komunike tersebut.

Komunike itu menyatakan bahwa para pejabat menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kerja sama ekonomi global bahkan di tengah negosiasi yang rumit. "Sangat sulit dalam lingkungan seperti ini," kata Menteri Keuangan Afrika Selatan Enoch Godongwana, menjelaskan diskusi-diskusi yang membuat para menteri mencapai kesepakatan dan menandatangani sebuah komunike.

Departemen Keuangan Nasional Afrika Selatan dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa para menteri sepakat untuk meningkatkan potensi pertumbuhan jangka panjang dengan mengejar kebijakan-kebijakan makroekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan, sembari membangun penyangga fiskal, memastikan keberlanjutan fiskal, mendorong investasi publik dan swasta, melaksanakan reformasi yang meningkatkan produktivitas, serta menjaga independensi bank sentral untuk menjaga stabilitas harga.

"Sebuah janji baru dibuat untuk memperkuat kerja sama multilateral guna mengatasi risiko-risiko yang sudah ada maupun yang sedang mengemuka terhadap ekonomi global dan untuk mengakui pentingnya Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam memajukan isu-isu perdagangan dan aturan-aturan yang telah disepakati dalam WTO," ungkap pernyataan tersebut.

Pernyataan departemen keuangan itu menyebutkan bahwa para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 sepakat WTO memerlukan beberapa reformasi menyeluruh untuk meningkatkan semua fungsinya, melalui pendekatan-pendekatan inovatif, agar lebih relevan dan responsif terhadap realitas saat ini. Mereka mengatakan bahwa negara-negara berkembang memiliki utang yang tinggi dan biaya pembayaran utang yang perlu diatasi.

"Para anggota menyatakan komitmen mereka untuk mengatasi kerentanan utang di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah serta menegaskan kembali komitmen mereka untuk makin memperkuat implementasi Kerangka Kerja Bersama G20. Para anggota juga menggarisbawahi perlunya meningkatkan representasi dan suara negara-negara berkembang dalam pengambilan keputusan di bank-bank pembangunan multilateral maupun institusi-institusi ekonomi dan keuangan internasional lainnya," lanjut pernyataan tersebut.

Poin-poin yang Terlewatkan

Komunike tidak menyebutkan perubahan iklim secara eksplisit, tetapi merujuk pada "cuaca ekstrem dan bencana alam".

Komunike juga tidak menyebutkan invasi Russia ke Ukraina—sumber perselisihan yang telah lama terjadi bagi kelompok tersebut—atau konflik antara Israel dan Hamas di Gaza. Komunike tersebut justru menyebutkan "konflik dan perang yang sedang berlangsung" tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Kata "tarif" tidak muncul dalam komunike ini. Sebaliknya, komunike ini merujuk pada "ketegangan perdagangan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Indonesia-AS Terus Perkuat ...

Pertanian Kota Diharapkan Jadi Soko Guru Ekonomi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pertanian Kota Diharapkan J...
Advertisement
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.