Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekalongan Ajukan Dana Penataan Kawasan Pesisir ke Kementerian PKP

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 21:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekalongan Ajukan Dana Penataan Kawasan Pesisir ke Kementerian PKP Doc: ANTARA
Ket. Wakil Bupati Pekalongan Sukirman melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah di Banyumas, Jateng, Minggu (20/7/2025).

PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengajukan permohonan anggaran penataan kawasan pesisir dan rehabilitasi rumah kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, di Pekalongan, Minggu (20/7), mengatakan pihaknya telah menyampaikan usulan sejumlah program prioritas daerah khususnya di bidang perumahan dan penataan kawasan pemukiman kepada Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah.

"Kami berdiskusi secara lebih akrab dengan Wakil Menteri PKP, Pak Fahri Hamzah. Kebetulan sama-sama berlatar belakang aktivis, jadi suasananya lebih familiar. Yang penting, kami sudah dapat menyampaikan gambaran menyeluruh terkait kondisi daerah," katanya.

Menurut dia, salah satu fokus utama yang diusulkan adalah penanganan kawasan pesisir yang membutuhkan perhatian serius serta program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui skema bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Kementerian PKP.

"Kami mengusulkan sekitar 490 unit rumah untuk program BSPS. Program ini sebenarnya mirip seperti yang pernah dilakukan oleh Pemprov Jawa Tengah maupun Pemkab Pekalongan melalui program RTLH," katanya.

Sukirman menegaskan bahwa bantuan BSPS bersifat stimulan dengan nilai sekitar Rp20 juta terdiri atas Rp2,5 juta untuk penerima manfaat dan Rp17,5 juta untuk bahan bangunan.

Melalui program bantuan BSPS tersebut, kata dia, perlu adanya gotong royong dari masyarakat sekitar untuk membantu.

"Kami berharap warga dapat membantu karena uang segitu memang pasti tidak cukup. Inilah yang perlu kita dorong bersama agar rasa solidaritas terus berkembang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.