Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Swasta Prioritas Jateng Tagih Kepastian Penempatan, DPRD Janji Kawal hingga Diangkat

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 16:13 WIB | Oleh:
Guru Swasta Prioritas Jateng Tagih Kepastian Penempatan, DPRD Janji Kawal hingga Diangkat Doc: koran jakarta/dok
Ket. Forum Guru Prioritas Swasta (FGPS) Jawa Tengah gelar audiensi dengan DPRD Jateng minta perjuangkan nasib 1.411 guru prioritas swasta, yang kini disebut R1D.

SEMARANG – Ratusan guru swasta yang tergabung dalam Forum Guru Prioritas Swasta (FGPS) Jawa Tengah mendatangi DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk menyuarakan keresahan mereka yang belum juga memperoleh kejelasan penempatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meskipun telah dinyatakan lulus seleksi sejak tahun 2021.

Audiensi yang berlangsung di ruang Fraksi PKB DPRD Jateng itu, menjadi wadah bagi para guru untuk menyampaikan nasib 1.411 guru swasta prioritaskini dikenal sebagai R1D yang hingga kini belum diangkat dan belum mendapatkan formasi penempatan oleh pemerintah daerah.

“Kami sudah mengadu ke mana-mana. Sudah ke Dinas, sudah ke BKN, bahkan sempat ada pertemuan daring dengan BKN Pusat. Tapi semua bola dikembalikan ke Pemda,” ujar salah satu perwakilan guru, Rina Dewi Astuti saat berdialog dengan Komisi E DPRD Jateng, kemarin.

Meski telah menyelesaikan seluruh proses seleksi PPPK dan dinyatakan lulus tiga tahun lalu, para guru R1D ini belum diangkat lantaran formasi penempatan dari pemerintah daerah tak kunjung diberikan.

Kementerian PANRB, dalam pernyataan terakhir, menegaskan bahwa pengusulan formasi sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Padahal, merujuk Peraturan Menteri PANRB Nomor 348 Tahun 2022, peserta seleksi yang lulus seharusnya dapat dipertimbangkan untuk penempatan, bahkan dalam skema paruh waktu jika memungkinkan.

Namun kenyataannya, nasib mereka masih menggantung. Sebagian bahkan kehilangan pekerjaan di sekolah asal akibat dianggap telah keluar karena mengikuti seleksi PPPK.

“Ada yang sekarang bekerja serabutan, jadi tukang parkir, jualan makanan, karena tidak bisa kembali ke sekolah. Kami hanya ingin kejelasan,” kata Rina.

Menanggapi keluhan para guru, Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Zainuddin, memastikan bahwa pihak legislatif akan mengawal proses penganggaran agar formasi PPPK bagi guru R1D bisa segera dibuka oleh Pemprov Jateng.

“Kami akan dorong agar masuk penganggaran. Kalau kita lihat kondisi saat ini, sebenarnya sekolah-sekolah juga masih kekurangan guru, terutama di SMA/SMK/SLB. Jadi tidak ada alasan menunda,” jelasnya.

Zainuddin juga menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal ketersediaan dana, melainkan soal kemauan politik dan eksekusi kebijakan.

“APBD kita aman, dan ini menyangkut masa depan pendidikan. Target kami, tahun depan formasi bisa mulai dibuka, proses penganggaran tahun ini, dan seluruh guru R1D bisa diangkat maksimal 2027,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, para guru berharap Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ikut turun tangan dalam menyelesaikan kebuntuan ini. Mereka menilai, tanpa dorongan dari kepala daerah, proses pengajuan formasi tidak akan bergerak.

“Kami yakin Pak Gubernur peduli. Kami hanya ingin ada keberpihakan, karena perjuangan kami ini sudah lebih dari tiga tahun,” ujar salah satu guru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.