Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

8 Bayi Hasil Uji Coba IVF Pertama di Dunia Lahir di Inggris, Teknik Baru Kurangi Risiko Warisi Penyakit Genetik

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 10:32 WIB | Oleh:
8 Bayi Hasil Uji Coba IVF Pertama di Dunia Lahir di Inggris, Teknik Baru Kurangi Risiko Warisi Penyakit Genetik Doc: AFP
Ket. Teknik IVF baru yang menggunakan DNA dari tiga orang berhasil mengurangi risiko delapan bayi mewarisi penyakit genetik dari ibu mereka

PARIS - Delapan bayi sehat telah lahir di Inggris menggunakan teknik fertilisasi in-vitro (IVF) baru yang berhasil mengurangi risiko mewarisi penyakit genetik dari ibu mereka, hasil uji coba pertama di dunia mengatakan pada Rabu (16/7). 

Temuan ini dipuji sebagai terobosan yang meningkatkan harapan bahwa wanita dengan mutasi pada DNA mitokondria mereka suatu hari nanti dapat memiliki anak tanpa mewariskan penyakit yang melemahkan atau mematikan kepada anak-anaknya.

Satu dari setiap 5.000 kelahiran dipengaruhi oleh penyakit mitokondria, yang tidak dapat diobati, dan mencakup gejala seperti gangguan penglihatan, diabetes, dan penyusutan otot.

Pada tahun 2015, Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui teknik fertilisasi in-vitro (IVF) yang menggunakan sejumlah kecil DNA mitokondria sehat dari sel telur donor, bersama dengan sel telur ibu dan sperma ayah.

Beberapa orang menyebut hasil proses ini "bayi tiga orang tua", meskipun para peneliti menolak istilah ini karena hanya sekitar 0,1 persen DNA bayi baru lahir berasal dari pendonor.

Hasil uji coba di Inggris yang sangat ditunggu-tunggu itu dipublikasikan dalam beberapa makalah di New England Journal of Medicine.

Dari 22 perempuan yang menjalani perawatan di Pusat Fertilitas Newcastle di timur laut Inggris, delapan bayi lahir. Empat bayi laki-laki dan empat bayi perempuan kini berusia antara di bawah enam bulan hingga di atas dua tahun.

Jumlah DNA mitokondria yang bermutasi -- yang menyebabkan penyakit -- berkurang hingga 95-100 persen pada enam bayi, menurut penelitian tersebut.

Untuk dua bayi baru lahir lainnya, jumlahnya turun 77-88 persen, yang berada di bawah kisaran yang menyebabkan penyakit.

Hal ini menunjukkan teknik tersebut "efektif dalam mengurangi penularan" penyakit antara ibu dan anak, kata salah satu penelitian.

Kedelapan anak tersebut saat ini sehat, meskipun salah satu dari mereka mengalami gangguan irama jantung yang berhasil diobati, kata para peneliti.

Kesehatan mereka akan ditindaklanjuti selama tahun-tahun mendatang untuk melihat apakah timbul masalah.

Nils-Goran Larsson, pakar reproduksi Swedia yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, memuji "terobosan" tersebut.

Teknik baru ini menawarkan "pilihan reproduksi yang sangat penting" bagi keluarga yang terkena penyakit mitokondria yang "menghancurkan", tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.