Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transplantasi Kandung Kemih Pertama di Dunia Dilakukan di UCLA, Operasi Berlangsung 8 Jam

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 10:50 WIB | Oleh:
Transplantasi Kandung Kemih Pertama di Dunia Dilakukan di UCLA, Operasi Berlangsung 8 Jam Doc: UCLA Health
Ket. Penerima transplantasi kandung kemih Oscar Larrainzar, beristirahat di ranjang rumah sakit di UCLA sebelum operasi.

WASHINGTON - Dokter bedah di Ronald Reagan UCLA Medical Center di Los Angeles, California berhasil melakukan transplantasi kandung kemih manusia pertama di dunia.

Operasi yang dilakukan pada tanggal 4 Mei 2025 itu menjanjikan bagi pasien yang menderita gangguan kandung kemih serius.

Pasien penerima transplantasi tersebut adalah Oscar Larrainzar (41), seorang ayah empat anak yang menjalani operasi pengangkatan sebagian besar kandung kemihnya karena kanker beberapa tahun lalu, kata Universitas California, Los Angeles, dalam sebuah pernyataan hari Minggu (18/5).

Larrainzar kemudian menjalani operasi pengangkatan kedua ginjalnya karena kanker dan penyakit ginjal stadium akhir serta menjalani dialisis selama tujuh tahun.

Ia menerima kandung kemih dan ginjal dari pendonor dan berhasil mentransplantasikannya dalam operasi yang berlangsung selama delapan jam. 

"Para ahli bedah pertama-tama mentransplantasikan ginjal, diikuti oleh kandung kemih; mereka kemudian menghubungkan ginjal ke kandung kemih baru menggunakan teknik yang telah mereka rintis," kata pernyataan UCLA.

Dr. Nima Nassiri, salah satu ahli bedah yang terlibat dalam transplantasi bersejarah itu, mengatakan prosedur tersebut memberikan hasil positif hampir seketika.

"Ginjal segera memproduksi urin dalam jumlah besar, dan fungsi ginjal pasien segera membaik," kata Nassiri.

"Tidak diperlukan dialisis apa pun setelah operasi, dan urin terkuras dengan baik ke kandung kemih yang baru."

Nassiri dan rekan ahli bedah Inderbir Gill mengatakan transplantasi kandung kemih penuh belum pernah dilakukan sebelumnya karena struktur pembuluh darah panggul yang kompleks, sehingga menjadikannya prosedur yang sulit secara teknis.

"Upaya pertama transplantasi kandung kemih ini telah memakan waktu lebih dari empat tahun," kata Nassiri. 

Sebelumnya, pasien yang membutuhkan rekonstruksi kandung kemih dapat membuat kandung kemih secara buatan menggunakan bagian usus atau memasukkan kantong stoma untuk menampung urine.

Teknik-teknik tersebut memiliki beberapa risiko jangka pendek dan jangka panjang yang diharapkan dapat diatasi dengan transplantasi kandung kemih penuh, kata Nassiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.