Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Berkekuatan 7,3 Mengguncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 08:27 WIB | Oleh:
Gempa Berkekuatan 7,3 Mengguncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami Doc: Houston Today
Ket. Gempa bumi melanda Alaska pada 16 Juli 2025, memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut.

LOS ANGELES - Gempa berkekuatan 7,3 mengguncang lepas pantai negara bagian Alaska, AS, pada Rabu (16/7), memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut, kata Survei Geologi AS (USGS).

Gempa bumi terjadi sekitar pukul 12.37 waktu setempat (20.37 GMT), dengan episentrum terletak sekitar 87 kilometer di selatan kota pulau Sand Point, menurut USGS. Kedalaman episentrumnya relatif dangkal, yaitu 12,5 mil.

Pihak berwenang awalnya mengeluarkan peringatan tsunami untuk Alaska Selatan dan semenanjung Alaska setelah gempa bumi, tetapi kemudian menurunkannya menjadi peringatan tsunami, dan kemudian mencabutnya sepenuhnya.

"Peringatan Tsunami dibatalkan untuk wilayah pesisir Alaska Selatan dan Semenanjung Alaska," kata Pusat Peringatan Tsunami Nasional (NTWC) dalam pesan yang dikeluarkan sekitar dua jam setelah gempa bumi. 

Gempa awal diikuti oleh serangkaian lebih dari selusin gempa susulan, yang terbesar terukur berkekuatan 5,2 skala Richter, menurut USGS.

Peringatan dan pemberitahuan tsunami hanya dikeluarkan untuk area di sepanjang pantai Alaska, sedangkan area yang lebih jauh tidak terpengaruh, kata NTWC.

Tsunami dengan ketinggian maksimum 0,2 kaki (6,1 sentimeter) teramati di Sand Point, katanya.

Meski demikian, kantor tersebut mengimbau warga di daerah terdampak untuk waspada terhadap bahaya.

"Jangan menduduki kembali zona bahaya sampai pejabat darurat setempat menunjukkan bahwa hal itu aman untuk dilakukan," kata NTWC. 

Alaska terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik.

Negara bagian AS yang terpencil itu dilanda gempa bumi berkekuatan 9,2 pada bulan Maret 1964, gempa terkuat yang pernah tercatat di Amerika Utara.

Gempa tersebut menimbulkan tsunami yang menghancurkan kota Anchorage dan menghantam Teluk Alaska, pantai barat AS, dan Hawaii, menewaskan banyak orang dan menyebabkan kerugian properti lebih dari $400 juta. 

Gempa berkekuatan 7,2 melanda semenanjung Alaska pada bulan Juli 2023, tanpa ada kerusakan besar yang dilaporkan setelah gempa tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.