Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin LH Jakarta Utara: Pasar Jaya Teluk Gong Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Sudin LH Jakarta Utara: Pasar Jaya Teluk Gong Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Doc: Istimewa

JAKARTA - Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara telah meminta pengelola pasar, baik yang dikelola pemerintah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta untuk mengimplementasikan pengelolaan sampah mandiri sebagaimana di Pasar Jaya Teluk Gong.

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, mengatakan bahwa sebagai percontohan, Pasar Jaya Teluk Gong telah menerapkan beberapa sistem pengelolaan sampah mandiri melalui komposting dan budi daya maggot (larva Black Soldier Fly/BSF) untuk penanganan sampah organik.

"Pasar Jaya Teluk Gong juga sudah ada bank sampah untuk mengelola sampah anorganik. Sejauh ini sudah berjalan dengan baik, meskipun masih ada yang kurang yaitu pemilihan sampah dari para tenant," ujar dia, Rabu (16/7).

Edy menjelaskan, pengelola pasar maupun tenant pasar terus diminta untuk mengelola sampah secara mandiri dari sumbernya. Hal ini, sebagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang.

Menurut dia, kawasan pasar merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di wilayah perkotaan, sehingga pihak pasar juga harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan sampah secara mandiri.

"Pengelolaan sampah tidak bisa bergantung pada TPST Bantar Gebang, tapi harus dimulai dari hulu, salah satunya kawasan pasar. Pengelolaan sampah di hulu ini yang merupakan tanggung jawab bersama," ungkap dia.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah di kawasan sudah ada diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 102 Tahun 2021 tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan.

Menurutdia, ada 30 unit pasar di Jakarta Utara yang masuk dalam berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) karena belum melakukan penanganan sampah dengan baik.

"Rinciannyaada 27 unit pasar milik BUMD dan tiga unit swasta. Pengelolaan telah kami undang dan berikan pengarahan sesuai dengan perintah Pak Menteri. InsyaAllah pekan ini kami bersama Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LH RI akan mengundang mereka kembali," beber dia.

Edy optimistis, apabila pengelolaan sampah dari hulu sudah berjalan optimal, maka timbulan sampah di Jakarta dapat diminimalisir. Untuk itu seluruh masyarakat, khususnya di Jakarta Utara harus menerapkan Kurangi, Pilah, dan Olah sampah (KuPiLa) dari sumbernya.

"Kami akan terus melakukan pengawasan hingga sosialisasi di semua wilayah untuk menciptakan model tata kelola limbah rumah tangga dan pasar yang optimal," ucap dia.

Sementara itu, Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, verifikasi lapangan terhadap 30 unit pasar di Jakarta Utara sudah diselesaikan.

"Sebanyak 30 unit pasar itu nantinya diberikan waktu satu bulan atau 30 hari untuk melakukan perbaikan pengelolaan sampah," kata dia.

Ia menuturkan, sampah menjadi tanggung jawab bersama dan sebenarnya pengelolaan sampah ini tidak rumit. Namun, dibutuhkan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk mengurangi volume sampah di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.