Cianjur Percayakan 109 Puskesmas untuk Dikelola Koperasi Merah Putih
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 00:30 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CIANJUR – Dalam rangka menghidupkan koperasi Merah Putih, maka Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mempersiapkan 109 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di 32 kecamatan dikelola Koperasi Desa Merah Putih .
Plt Kepala Dinkes Cianjur I Made Setiawan di Cianjur, Selasa, berkoordinasi dengan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan PerindustrianCianjur guna menindaklanjuti instruksi Menteri Kesehatan terkait peleburan itu.
"Pustu akan dilebur menjadi klinik dan apotek desa sehingga ke depan menjadi bagian dari koperasi desa di masing-masing desa di Cianjur yang sudah terbentuk di sebanyak 360 desa atau kelurahan," katanya.
Dia menjelaskan Dinkes Cianjur dilibatkan dalam pengembangan bidang usaha yang masuk dalam Koperasi Desa Merah Putih berupa penyediaan obat klinik dan apotek desa yang merupakan peleburan dari pustu. I Made tengah mempersiapkan dan akan menyusun regulasi terkait peleburan tersebut sambil menunggu informasi lengkap serta sosialisasi dari Diskuperdagin Cianjur, sehingga ratusan pustu ke depan di bawah pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa.
"Kami baru mempersiapkan dan menyusun regulasi karena belum memiliki kepastian terkait peleburan tersebut, informasi awal akan ada sosialisasi dari Diskuperdagin Cianjur dalam waktu dekat," katanya.
Mencuatnya peleburan tersebut setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendapat tugas membantu membangun unit bisnis kesehatan untuk Koperasi Desa Merah Putih. Pustu akan diubah menjadi unit usaha di bawah naungan koperasi desa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal tersebut dilakukan untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat desa dan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi, terlebih pustu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar di desa, terutama yang jaraknya jauh dari puskesmas.
Terdata di Jawa Barat, dari 5.957 desa, 3.147 desa sudah memiliki pustu, sehingga pemerintah tinggal membangun 2.800 pustu. Sedangkan pustu dan poskesdes yang sudah ada akan digabungkan dan diganti namanya menjadi klinik dan apotek desa.
Koperasi Merah Putih nantinya dirancang akan memiliki unit bisnis, di antaranya unit bisnis kesehatan, pangan, serta simpan pinjam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!