Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Pastikan Ketersediaan Uang Kartal di Wilayah Perbatasan Kepulauan Sangihe

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 19:19 WIB | Oleh:
BI Pastikan Ketersediaan Uang Kartal di Wilayah Perbatasan Kepulauan Sangihe Doc: Istimewa
Ket. Uang kertas rupiah.

MANADO - Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan uang kartal bagi warga di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Guna memastikan ketersediaan dan menjamin kebutuhan uang kartal bagi masyarakat, BI Sulut kembali memperpanjang perjanjian kerja sama (PKS) kas titipan dengan Bank Mandiri cabang Tahuna selaku bank pengelola," kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulut Joko Supratikto, di Manado, Rabu.

Dia mengatakan penandatanganan PKS kas titipan ini merupakan hari bersejarah karena sudah berlangsung selama 28 tahun.

"Kalau 28 tahun berarti mulai tahun 1997, berarti waktu itu belum Bank Mandiri masih BDN (Bank Dagang Negara). Ini juga sejarah tersendiri. Luar biasa ternyata sudah 28 tahun kas titipan di Kabupaten Sangihe ini," tutur Joko.

Bersamaan dengan perpanjangan PKS kas titipan dengan Bank Mandiri Tahuna, Bank Indonesia juga memperpanjang PKS serupa dengan bank pengelola kas titipan lain, yakni BRI, BNI dan Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG).

"Ini komitmen kita bersama untuk menjaga kelancaran dari sistem pembayaran tunai di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini," kata Joko.

Adapun fungsi dari kas titipan, kata Joko yang pertama memastikan ketersediaan uang tunai dimana bank terdaftar dapat melakukan penarikan ke kas titipan untuk mengisi persediaan uang tunai.

Kedua, katanya, menjaga kualitas uang. Kualitas uang patut dijaga terkait juga dengan kesehatan, karena semakin lecek semakin kumannya banyak.

"Uang yang bagus juga sebagai tanda kedaulatan RI di wilayah manapun," kata Joko yang mengaku baru pertama kali melakukan perjalanan laut selama delapan jam ke Tahuna.

Ketiga, katanya, agar bisa memenuhi kebutuhan uang tunai secara tepat dan efisien dari pada menunggu kiriman langsung dari Manado, sehingga kas titipan ini sangat membantu kebutuhan semuanya.

PKS kas titipan Tahuna berlangsung sampai 30 Juni 2026 dengan rencana implementasi yang disebut PKS Single Term yang diberlakukan Bank Indonesia bagi seluruh kas titipan untuk memudahkan administrasi dan pengelolaan.

Platform kas titipan Tahuna sebanyak Rp100 miliar, uang tersebut juga diasuransikan lewat Asuransi PT Caraka Mulia dengan polis asuransi Cash Sheet termasuk cash in cashier box yang mengikuti masa berlaku PKS.

"Sudah diasuransikan tidak berarti bahwa Bank Mandiri selaku pengelola lepas dari tanggung jawabnya, tetap dijaga brankasnya, aman dan memenuhi standar-standar yang tentunya disyaratkan untuk kas titipan dan standar dari Bank Indonesia," tambah Joko.

Bank Indonesia juga memberikan bantuan finansial untuk kas titipan yang sesuai dengan jumlah uang yang dikelola setiap bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Tari Jaipong Harus Dilestar...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.