Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Sediakan Tim Khusus untuk Cegah Kekerasan Siswa saat MPLS

📅 Senin, 14 Jul 2025, 13:23 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Sediakan Tim Khusus untuk Cegah Kekerasan Siswa saat MPLS Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta Iin Mutmainnah

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan tim khusus untuk mencegah tindak kekerasan di masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

“Kalau di sekolah ada Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKS). Itu guru, nanti di dalamnya,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta Iin Mutmainnah saat dijumpai di kawasan Jakarta Timur, Senin (14/7).

Iin mengatakan, tim tersebut ditugaskan sebagai satuan tugas (Satgas) untuk mengawasi tindak kekerasan di lingkungan sekolah.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPAPP juga telah mendirikan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

Melalui pos ini, lanjut dia, masyarakat, khususnya anak-anak dapat melakukan pengaduan awal jika mengalami kekerasan baik secara fisik maupun verbal.

“Nanti kita siapkan tenaga ahli di situ untuk mendampingi atau menjangkau dari masalah pengaduan awal tadi. Kemudian baru diteruskan sesuai dengan SOP kita, sampai ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA),” jelas Iin.

Iin menjelaskan, jika aduan awal sudah diterima, proses pun akan berjalan hingga tahap akhir yakni pendampingan.

“Sampai selesai. Sampai kita akhirnya adalah apakah ini ke ranah hukum, atau ke ranah sosial, atau ke ranah misalnya dia sakit, harus dirawat ke rumah sakit, kami juga komunikasikan ke pihak rumah sakit,” kata Iin.

Lebih lanjut Iin mengatakan, selama masa MPLS, materi terkait sosialisasi anti kekerasan juga akan serentak dilakukan di seluruh sekolah Jakarta.

Salah satunya adalah di SMA Negeri 39, Jakarta Timur. Pada Senin ini, Iin pun menyempatkan diri untuk menyampaikan materi terkait anti kekerasan kepada anak-anak.

Iin berharap jika memang terdapat kasus kekerasan, sekolah dapat langsung melaporkan hal tersebut sehingga dapat diproses dan diselesaikan lebih dini.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMA Negeri 39 Jakarta Icuk Yunadi juga memastikan anak-anaknya tidak ada yang terlibat kekerasan terutama pada saat MPLS.

“Jika ada yang melakukan tindak kekerasan, kita proses. SOP-nya ada. Nanti, kalau sudah ada pembinaan tiga kali, baru kita diskusikan dengan dewan guru untuk mengambil keputusan,” kata Icuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Yuk, Ada 2.150 Lowongan Kerja di Mini Job Fair Pemkot Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.