Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Makin Kritis, Industri Kecantikan perlu Hadirkan Strategi Baru Hadapi Dinamika Pasar

📅 Senin, 14 Jul 2025, 15:37 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Masyarakat Makin Kritis, Industri Kecantikan perlu Hadirkan Strategi Baru Hadapi Dinamika Pasar Doc: istimewa
Ket. CMO Jglow yang baru, Chania dipercayakan owner untuk menjaga nilai brand. Dia dipilih karena memahami tantangan di era digital dan perubahan preferensi pasar

JAKARTA-Industri kecantikan terus berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan perawatan diri. Tidak hanya sekadar soal penampilan, tren skincare kini juga menekankan pentingnya kejujuran dalam merawat kulit. Banyak konsumen mulai meninggalkan standar kecantikan berlebihan dan memilih produk yang mempromosikan hasil wajar sesuai kondisi kulit masing-masing.

Fenomena ini terlihat dari semakin populernya gerakan yang mengedepankan “kulit sehat” ketimbang “kulit sempurna”. Kampanye edukasi seputar tekstur kulit normal, jerawat, maupun flek menjadi bukti bahwa konsumen semakin kritis terhadap citra kecantikan yang tidak realistis. Mereka menuntut transparansi dari merek, baik dari segi kandungan produk maupun cara pemasarannya.

Selain itu, perkembangan media sosial turut berperan dalam membentuk perspektif baru ini. Generasi muda terutama, banyak memanfaatkan platform digital untuk berbagi pengalaman nyata seputar skincare. Konten sebelum-dan-sesudah tanpa filter semakin diterima, mencerminkan pergeseran nilai di industri ini yang lebih terbuka dan inklusif.

Di tengah dinamika tersebut, brand dituntut beradaptasi agar tetap relevan di mata konsumennya. Pendekatan personal dan komunikasi yang jujur menjadi salah satu strategi yang dinilai mampu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Kesadaran akan pentingnya nilai ini akhirnya mendorong banyak perusahaan untuk menata ulang arah kepemimpinannya.

Langkah serupa diambil oleh JGLOW, sebuah brand skincare yang baru-baru ini menunjuk Chania untuk menggantikan posisi owner dalam mengelola strategi komunikasi mereka. Penunjukan ini dianggap sebagai bentuk kepercayaan founder kepada Chania untuk menjaga nilai brand yang mengutamakan kejujuran dan keberanian tampil apa adanya. 

Chania sendiri sudah cukup dikenal di kalangan audiens karena kedekatannya dengan komunitas pecinta skincare. Ia dinilai mampu memahami tantangan di era digital, termasuk bagaimana menghadapi kritik konsumen yang lebih sadar dan teredukasi. “Kami ingin setiap perempuan merasa nyaman dengan kondisi kulitnya sendiri, apa adanya,” kata Chania, CMO Jglow.

Dalam kampanye “Skin Goals VS Skin Reality” yang sempat viral, Chania berperan sebagai penguat narasi brand agar tetap berpijak pada nilai realistis. Strategi ini direspons positif karena dinilai tidak menipu ekspektasi konsumen. “Perempuan muda punya kekuatan besar untuk membangun narasi positif dalam industri kecantikan,” tambah Chania.

JGLOW berharap langkah ini bisa memperluas peluang pertumbuhan di masa depan, sekaligus memperkokoh posisi mereka sebagai merek yang konsisten mendukung perempuan merasa percaya diri. Kolaborasi yang diusung Chania juga membuka kesempatan bagi inovasi kampanye dan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.