Presiden Iran Alami Cedera Akibat Serangan Rudal Israel
📅 Minggu, 13 Jul 2025, 21:50 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Daily Sabah/Reuters
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan mengalami cedera dalam serangan rudal Israel ke Teheran pada 16 Juni lalu, demikian menurut warta kantor berita Fars, Sabtu (12/7).
Menurut laporan tersebut, Presiden Pezeshkian, beserta sejumlah pejabat lainnya, mengalami cedera ringan di kaki saat dievakuasi dari rapat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi di sebuah gedung di Teheran.
Kantor berita Fars menyatakan bahwa serangan tersebut mirip dengan operasi penyerangan yang menewaskan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah pada September 2024.
Saat itu, pasukan Israel menembaki markas gerakan militer-politik Syiah Lebanon tersebut yang terletak di selatan Beirut, menurut Fars.
Dalam serangan yang mencederai Presiden Pezeshkian tersebut, pasukan Zionis Israel menembakkan enam bom atau rudal ke arah pintu masuk dan keluar gedung untuk menutup jalur evakuasi dan memutus aliran udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski serangan tersebut menyebabkan aliran listrik di gedung terputus, para pejabat senior Iran berhasil dievakuasi melalui jalur darurat yang direncanakan sebelumnya, demikian laporan Fars.
Ketepatan informasi yang dimiliki pasukan Israel untuk melancarkan serangan tersebut memunculkan kecurigaan adanya seorang mata-mata yang terlibat dalam operasi itu, kata kantor berita Iran tersebut.
Pada 13 Juni lalu, Israel meluncurkan operasi serangan udara ke Iran setelah sebelumnya menuduh negara tersebut melaksanakan program nuklir militer rahasia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran, yang menolak mentah-mentah tuduhan tersebut, langsung membalas serangan Israel. Saling tembak rudal antara kedua negara berlangsung selama 12 hari.
Eskalasi semakin menjadi ketika Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni, yang dibalas Teheran dengan meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar.
Namun demikian, menurut Presiden AS Donald Trump pada 23 Juni, Israel dan Iran telah menyepakati adanya gencatan senjata. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!