Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daya Saing AI Dikejar, Tapi Aturan dan SDM Masih Tertinggal?

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 16:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Daya Saing AI Dikejar, Tapi Aturan dan SDM Masih Tertinggal? Doc: Istimewa.
Ket. ????Ilustrasi - Penggunaan AI di industri manufaktur.

JAKARTA - Industri AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan sedang mengalami perkembangan pesat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai sektor industri. 

AI telah bertransformasi dari konsep teoretis menjadi solusi praktis yang membantu otomatisasi, peningkatan efisiensi, dan pengambilan keputusan berbasis data di berbagai bidang. 

Pemerintah berupaya membangun daya saing industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) dalam negeri agar bisa menjadi pemain utama di ASEAN, perhimpunan negara-negara Asia Tenggara yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

"Indonesia, dengan populasi besar, memiliki potensi untuk menjadi pemain utama di bidang industri artificial intelligence. Kawasan ASEAN ini cukup potensial untuk menjadi kekuatan AI global," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (11/7).

Dia menyampaikan bahwa potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai 120 miliar dolar AS pada 2027 dan Indonesia diproyeksikan bisa memberikan kontribusi sampai 40 persen.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya membangun kekuatan industri AI dalam negeri, memulainya dengan membuat simpul-simpul strategis di daerah industri seperti Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan posisi yang sudah kuat sebagai pusat industri teknologi dan manufaktur, pemerintah memproyeksikan Batam bisa menjadi salah satu pusat pembangunan ekosistem AI nasional.

"Batam kita tahu salah satu kawasan industri yang berada di garda terdepan, menjadi flagship buat bangsa kita dalam memproduksi sejumlah devices, jasa, dan pendapatan industri telekomunikasi," kata Nezar dalam diskusi kelompok terfokus bersama para pelaku industri dan akademisi di Batam pada Kamis (10/7).

Namun, dia mengemukakan bahwa Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan besar dalam penyediaan infrastruktur digital, tenaga kompeten, dan dukungan riset dalam upaya memperkuat industri AI.

Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk membangun infrastruktur pendukung pengembangan industri AI di dalam negeri.

Selain itu, ???????Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan AI Talent Factory berkolaborasi dengan universitas, industri, dan lembaga riset guna menyediakan talenta digital yang menguasai teknologi kecerdasan buatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.