RI-AS Amankan Kesepakatan Strategis Rp564 Triliun
📅 Kamis, 10 Jul 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: antara
Hubungan Dagang/ Pemerintah Nilai Peluang Kesepakatan Tarif Masih Terbuka
RI-AS Amankan Kesepakatan Strategis Rp564 Triliun
Kesepakatan ini diharapkan berdampak positif pada ekonomi Indonesia, termasuk penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan daya saing internasional.
Jakarta - Pengusaha Indonesia bersama mitranya dari Amerika Serikat (AS) berhasil mengamankan kesepakatan komersial di sektor strategis dengan total 34 miliar dollar AS atau sekitar 552,9 triliun rupiah sebagai bagian dari upaya meningkatkan hubungan ekonomi antar kedua negara.
Seperti dikutip dari Antara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (9/7), menekankan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan AS, termasuk dalam upaya mencapai kesepakatan tarif perdagangan.
“Hubungan ekonomi antara Indonesia dan AS selama ini selalu baik dan perlu terus dijaga. Salah satu langkah untuk memperkuat hubungan ini adalah melalui komitmen para pelaku usaha Indonesia untuk membeli produk-produk unggulan AS di sektor pertanian dan energi, dengan nilai total mencapai 34 miliar dollar AS,” kata Airlangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesepakatan dan komitmen komersial tersebut dituangkan dalam penandatanganan berbagai nota kesepahaman, yang diyakini dapat membuka jalan bagi peluang kerja sama baru dan memperdalam hubungan ekonomi bilateral.
“Kami meyakini, kemitraan ini dapat menciptakan ribuan lapangan kerja yang berkualitas, mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan teknologi di kedua negara,” kata Kuasa Usaha Ad Interim, Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Sade Bimantara, dalam pernyataan yang sama.
Melalui pertemuan bisnis tersebut, Pemerintah Indonesia berupaya menunjukkan komitmen untuk membina kemitraan yang saling menguntungkan dengan AS, yang berakar pada prinsip saling menghormati dan komitmen bersama untuk kemajuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Indonesia turut berharap dapat membangun hubungan ekonomi berorientasi pada masa depan yang menguntungkan kedua negara dan berkontribusi pada kemakmuran kawasan dan global.
Adapun kesepakatan komersial strategis tersebut dilakukan oleh para pemimpin industri Indonesia dari sektor-sektor strategis seperti energi, dan pertanian bersama mitra-mitra mereka di AS.
Mitra Dagang
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menilai peluang keberhasilan negosiasi tarif antara Indonesia dan AS sejauh ini masih terbuka.
Sebab menurutnya, Pemerintah Indonesia melalui tim negosiasi telah menyampaikan semua dokumen yang dibutuhkan. Bahkan, Haryo mengatakan proposal negosiasi yang diajukan Pemerintah sempat mendapatkan pujian dari Pemerintah AS serta menjadi contoh bagi negara-negara lainnya.
"Namun keputusan tetap ada pada Presiden utama (Donald Trump) ya. Nah, jadi kita ingin menunjukkan sekali lagi dan kita belum menganggap ini selesai, dan karena surat mereka juga menyampaikan bahwa penerapan tarif masih Agustus," kata Haryo dalam media briefing di Jakarta, Rabu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!