Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu Sebut Sembilan Sekolah Kekurangan Murid Baru

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bengkulu Sebut Sembilan Sekolah Kekurangan Murid Baru Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bengkulu, Denny Apriansyah, di Bengkulu, Rabu (9/7/2025).

KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mencatat hingga penutupan pendaftaran pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) masih terdapat sembilan sekolah yang kekurangan siswa baru.

Sembilan sekolah tersebut yaitu sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 6, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 12, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 22, dan SMPN 25 Kota Bengkulu.

"Kami mengharapkan kepada seluruh orang tua yakin dan percayalah bahwa anak murid mendapatkan sekolah karena sekolah masih tersedia dan jangan sampai orang tua khawatir," kata Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bengkulu, Denny Apriansyah, di Bengkulu, Rabu (9/7).

Ia menyebut bahwa untuk jumlah murid yang dibutuhkan oleh masing-masing sekolah tersebut bervariasi yaitu mulai dari 20 hingga 25 siswa.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh orang tua yang anaknya belum mendapatkan sekolah agar segera melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu agar dapat diarahkan ke sekolah yang masih membutuhkan murid baru.

Selain itu, dirinya juga mengajak kerja sama para orang tua untuk memberikan pengertian dan pemahaman kepada anak bahwa tidak ada lagi sekolah favorit, sebab semua sekolah di Kota Bengkulu saat ini sama tingkatannya.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjamin dan memastikan tidak ada siswa atau peserta didik yang tidak mendapatkan sekolah, untuk itu pihaknya akan menyalurkan siswa tersebut ke sekolah yang memiliki kuota.

Dia juga menegaskan agar seluruh kepala SMP di wilayah tersebut agar menjalankan proses sistem penerimaan murid baru sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak ada biaya apapun alias gratis.

Sebab, proses penerimaan murid baru harus dilakukan secara profesional dan adil, sebab setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

"Sebagai Wali Kota Bengkulu, saya mengingatkan kepada kepala sekolah dan kita semua agar proses penerimaannya secara profesional, ikuti aturan. Tidak ada istilah uang bangku dan lain-lain, saya ingatkan tegakkan aturan yang sebenar-benarnya," ujar Deddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.