Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Teken Penlok Normalisasi Ciliwung, Fokus pada Area Tak Layak Huni

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Teken Penlok Normalisasi Ciliwung, Fokus pada Area Tak Layak Huni Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan telah menandatangani penetapan lokasi (penlok) untuk pelaksanaan normalisasi Sungai Ciliwung. Penlok tersebut menyasar area permukiman yang dinilai tidak layak huni karena rawan terdampak banjir.

"Saya juga ingin menyampaikan, saya sudah menandatangani penlok di tempat ini, yang harusnya memang tidak layak dihuni, tidak bisa dihuni," ujar Pramono saat meninjau tanggul inspeksi Kali Ciliwung di Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).

Ia menyebutkan, dari 14 lokasi yang direncanakan untuk normalisasi Ciliwung, empat sudah ditandatangani, masing-masing dua di wilayah yang saat ini dikunjungi dan dua di lokasi lainnya. Proses penetapan lokasi ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani banjir jangka panjang.

Pramono berharap proses pembebasan lahan dapat segera dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pelaksanaan program ini.

"Kami mengharapkan tim ATR/BPN bersama-sama Pemerintah DKI melakukan pembebasan lahan dan sebagainya. Dan saya selalu menyampaikan kepada jajaran untuk pendekatan kepada masyarakat terus-menerus dilakukan," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung di beberapa titik kini berada di atas permukiman warga, sehingga saat terjadi kebocoran atau tanggul jebol, warga pasti terdampak langsung.

"Jadi kemarin ketika terjadi bocor atau tanggulnya jebol, pasti warga akan terbenam karena memang airnya sudah jauh di atas warga," tutup Pramono.

Langkah normalisasi ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko banjir di wilayah-wilayah rawan serta mempercepat proses pemulihan tata ruang sungai secara menyeluruh di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.