Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Stabilisasi Pangan Nasional

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Stabilisasi Pangan Nasional Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (kedua kiri), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (ketiga kanan), Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KP) Didit Herdiawan (kedua kanan).

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disiapkan menjadi penggerak utama dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui penguatan distribusi, produksi, dan akses pangan masyarakat.

"Koperasi Merah Putih nanti jadi perpanjangan tangan pemerintah. Ini agar stabilitas pangan dapat lebih terasa dan sebagai lokomotif ekonomi rakyat dengan semangat gotong royong," kata Arief di Jakarta, Senin (7/7).

Dia menyampaikan program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto itu akan segera diluncurkan dan diharapkan dapat memperkuat berbagai program prorakyat lainnya, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Melalui koperasi ini, kata Arief, akses masyarakat terhadap pangan yang terjangkau diyakini akan semakin luas dan merata.

“Tadi dalam Rakortas yang dipimpin Bapak Menko Pangan, kita mempersiapkan launching Koperasi Merah Putih pada 19 Juli nanti. Jadi ini adalah gagasan besar Bapak Presiden dan harus berhasil,” ujar Arief.

Arief menjelaskan, Badan Pangan Nasional akan mendukung dengan menyiapkan Kios Pangan sebagai bagian dari ekosistem koperasi tersebut.

Program intervensi pemerintah seperti bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dalam penyaluran juga akan melibatkan Kopdes Mereh Putih.

"Misalnya bantuan pangan beras, tadi dibahas akan disalurkan pula melalui Kopdes Merah Putih,” jelasnya.

Baginya, beras SPHP selama itu telah memberikan dampak positif terhadap kestabilan harga pangan di tingkat konsumen.

Hal ini tercermin dalam data Badan Pusat Statistik (BPS), yang mencatat rata-rata harga beras medium di penggilingan pada akhir 2023 sebesar Rp13.071 per kilogram (kg), dan mengalami penurunan 4,77 persen menjadi Rp12.447 per kg pada akhir 2024.

“Untuk intervensi yang sedang pemerintah lakukan, ada bantuan pangan beras dan SPHP beras. Bantuan pangan beras akan menggelontorkan 360 ribu ton di Juli ini. Lalu SPHP, kami siapkan sekitar 1,3 juta ton sampai Desember. Jadi sampai akhir tahun, pemerintah sudah siapkan program intervensi beras,” lanjut Arief.

Sepanjang tahun 2024, lanjut Arief, pemerintah telah menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 1,9 juta ton dan SPHP beras sebanyak 1,4 juta ton. Untuk tahun 2025, realisasi SPHP hingga saat ini telah mencapai 181,2 ribu ton.

"Ke depan, distribusi beras SPHP juga akan melibatkan Koperasi Merah Putih. Beras SPHP ke depannya juga disalurkan Bulog ke Koperasi Merah Putih," beber Arief.

Ia menambahkan, langkah itu juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari praktik distribusi pangan yang tidak wajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.