Keluarga Kunci Pembentukan Karakter dan Nilai
📅 Senin, 07 Jul 2025, 01:10 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Khaerul Izan
JAKARTA – Jakarta adalah tempat dasar untuk membentuk karakter dan nilai-nilai yang menjadi landasan penting pembentukan bangsa Indonesia. “Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, namun memegang peran paling mendasar dalam pembentukan karakter, nilai, dan masa depan bangsa,” tandas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Minggu (6/7).
Dia mengungkapkan ini dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Provinsi Jakarta di Gedung Sasono Langen Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Pramono menyatakan Hari Keluarga Nasional menjadi momentum untuk menguatkan komitmen bersama dalam mengatasi berbagai tantangan Jakarta seperti kemiskinan, putus sekolah, stunting, dan pengangguran.
Seluruh permasalahan ini harus ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan. “Mari jadikan peringatan ini sebagai penguat semangat untuk terus bersinergi dalam menciptakan keluarga Jakarta yang tangguh dan berkualitas,” harap Pramono.
Dengan begitu, keluarga bisa menjadi pondasi kokoh bagi terwujudnya generasi emas bangsa. Keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya menjadi ruang utama untuk menanamkan nilai-nilai luhur serta membentuk generasi muda yang unggul dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono mengungkapkan, Pemprov Jakarta terus berkomitmen mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas. Ada beberapa upaya strategis untuk mewujudkannya. Di antaranya, kolaborasi antarlembaga yang diwujudkan melalui berbagai program yang telah terintegrasi. Ada home service untuk lansia, daycare, dan program penuntasan RW kumuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada pula upaya pemanfaatan teknologi untuk memberikan informasi serta layanan secara cepat dan mudah bagi keluarga. Ada penguatan JAKI, pemutakhiran data KJP dan KJMU menuju Program Sekolah Gratis. Ada juga pemasangan CCTV permukiman.
Saat ini ada 2,5 juta keluarga Jakarta. Dengan jumlah ini, penting bagi warga terus mendorong peningkatan kesejahteraan. Salah satunya melalui penguatan delapan fungsi keluarga. Tujuannya, menciptakan keluarga berkualitas, mendukung pengembangan sumber daya manusia dan rakyat berketahanan.
Upaya strategis lainnya, kata Gubernur Pramono, pemberdayaan berbasis komunitas. Ada pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi dalam program Jakpreneur. Penyediaan balai latihan kerja di kelurahan. Penyelenggaraan job fair di 44 kecamatan setiap tiga bulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, Nopian Andusti, mengapresiasi komitmen Pemprov dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!