Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AD Perluas Wilayah Program Agroforestrasi di Jawa Barat

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI AD Perluas Wilayah Program Agroforestrasi di Jawa Barat Doc: Antara
Ket. Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat panen raya program Hortikultura Agroforestry, di Purwakarta, Sabtu (5/7).

Purwakarta - Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak akan memperluas wilayah pelaksanaan program Agroforestry (pemberdayaan lahan jadi tanaman hutan) di berbagai daerah di wilayah Jawa Barat.

"Program Agroforestry ini bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan nasional dan membuka lapangan kerja baru," kata Jenderal Maruli, saat panen raya program Hortikultura Agroforestry, di Purwakarta, Sabtu (5/7).

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pemangku kepentingan (stakeholder) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

Ia menyorot kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui perjanjian kerja sama untuk mendukung pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk jalan dan akses air bersih.

Menurut dia, kerja sama dengan PTPN dan PT Pupuk Indonesia menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia juga optimistis bahwa program ini akan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan pangan.

Saat ini, sekitar 5.000 keluarga telah terlibat dalam program ini, dengan target pengelolaan lahan hingga 1 hektare per keluarga di masa depan, yang diharapkan mampu memberikan pendapatan di atas upah minimum regional (UMR).

Program ini, katanya, direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah di Jawa Barat, termasuk Purwakarta, Cianjur, Pangalengan, Pangandaran, dan Garut, dengan target 200 hektare per lokasi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya atas program Agroforestry, dan menekankan perlunya perubahan persepsi masyarakat terhadap sektor pertanian.

Ia menyontohkan potensi pendapatan yang signifikan dari sektor pertanian dan pariwisata, serta mendorong peran TNI dan Polri dalam memberdayakan pemuda Jawa Barat untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian.

Gubernur menekankan pentingnya kerja sama antara Babinsa, Pemprov Jabar, dan pemerintah kabupaten dalam mendukung program tersebut.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyatakan bahwa program Agroforestry ini akan menjadi pilar penting bagi ketahanan pangan dan pariwisata di Purwakarta.

Ia berkomitmen untuk mengembangkan program serupa di berbagai desa di Purwakarta, dengan target minimal tiga hektare per desa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.