Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Biak Memastikan 100 Peserta Didik Sekolah Rakyat dari DSEN 2025

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Biak Memastikan 100 Peserta Didik Sekolah Rakyat dari DSEN 2025 Doc: ANTARA
Ket. Kadis Sosial Ferry Bettay (kiri).

BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, memastikan sebanyak 100 peserta didik Sekolah Rakyat Biak yang terpilih diseleksi melalui Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN) tahun 2025.

"Siswa Sekolah Rakyat Biak merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu penerima bansos yang masuk DSEN," ujar Kepala Dinas Sosial Biak Numfor Ferry Bettay, Minggu (6/7).

Ia mengatakan untuk tahun pertama Sekolah Rakyat siswa yang diterima sebanyak 100 orang yang terbagi dengan empat rombongan belajar.

Sedangkan fasilitas asrama dan tempat belajar Sekolah Rakyat, lanjut dia, menggunakan gedung Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) milik Pemkab Biak Numfor di Kampung Ibdi Distrik Biak Timur.

"Untuk secara nasional, Sekolah Rakyat akan mulai dibuka pada awal tahun ajaran baru 14 Juli 2025, ya nanti secara resmi kami dari Dinas Sosial masih menunggu informasinya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan John Sobuber menyebutkan, berdasarkan hasil seleksi kepala Sekolah Rakyat yang terpilih adalah Semuel Franklyn Yawan.

Diakuinya, kepala sekolah Rakyat Biak telah selesai mengikuti retreat di Badan Diklat Kementerian Sosial Jakarta.

Ia berharap, setelah kembali dari kegiatan retreat kepala Sekolah Rakyat dapat segera kembali ke Biak untuk melakukan persiapan operasi pembelajaran siswa.

Sekolah Rakyat, kata dia, merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Untuk kualitas pendidikan, lanjut dia, setara dengan sekolah unggulan yang ada di sejumlah tempat Indonesia.

Diakuinya, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berpola asrama dengan jenjang satuan pendidikan SD, SMP, dan SMA.

"Untuk Biak Sekolah Rakyat sudah dibuka untuk jenjang pendidikan SMA," ujarnya.

John menyebut, seluruh siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari, dan mendapat penguatan pendidikan karakter pada malam hari, di antaranya nilai-nilai agama, kepemimpinan, hingga keterampilan hidup menjadi bagian penting dari kurikulum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PT Transportasi Jakarta Gel...

Jonatan Christie Amankan Tempat di Semifinal

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Amankan Te...
Olahraga
Sabar dan Reza Sukses Menem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.