Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cek Kesehatan Gratis di Tanjungpinang Sudah Menjangkau 2.000 Warga

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cek Kesehatan Gratis di Tanjungpinang Sudah Menjangkau 2.000 Warga Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam.

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Rustam menyampaikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah menjangkau sekitar 2.000 warga, dari target 60 persen jumlah penduduk setempat.

Rustam menyebut jumlah penduduk Tanjungpinang sekitar 230 ribu orang. Jika target pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 60 persen, maka jumlah sasaran program ini sekitar 138 ribu orang.

"Nah, dari target 138 ribu warga Tanjungpinang itu, realisasi pemeriksaan kesehatan gratis masih 2.000 orang, artinya masih rendah dan perlu digenjot lagi," kata Rustam dihubungi di Tanjungpinang, Minggu(6/7).

Menurut Rustam, sejauh ini warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis didominasi orang dewasa, dengan temuan penyakit yang dominan ialah diabetes dan hipertensi.

Ia menyampaikan total ada delapan puskesmas se-Tanjungpinang yang melayani pemeriksaan kesehatan gratis sejak program itu diluncurkan pada awal tahun 2025.

"Rata-rata tiap puskesmas mampu melayani 30 warga per hari," ungkap Rustam.

Makanya, Rustam terus berupaya mengajak masyarakat memanfaatkan program ini melalui promosi di media sosial hingga media massa.

Selain itu, katanya, Pemkot Tanjungpinang juga sudah membuat surat edaran (SE) wali kota tentang program pemeriksaan kesehatan gratis kepada organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, badan usaha, sampai lurah dan camat.

Walaupun sudah banyak informasi yang disebar ke publik menyangkut program ini, namun harus diakui sebagian warga masih belum mengerti, karena untuk mengakses pemeriksaan kesehatan gratis itu harus didahului skrining dengan mengisi aplikasi satu sehat.

"Barangkali ada warga belum tahu mengakses aplikasi satu sehat, apalagi banyak yang harus diisi untuk tahap skrining awal," ujar Rustam.

Meski demikian, lanjut Rustam, masyarakat bisa langsung mengunjungi puskesmas terdekat, karena petugas akan membantu proses pendaftaran pemeriksaan kesehatan gratis.

Ia juga mengingatkan masyarakat memiliki BPJS Kesehatan untuk mempermudah proses tindak lanjut, sebab jika ditemukan penyakit yang memerlukan perawatan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke rumah sakit.

 Dinkes Tanjungpinang turut memperkuat upaya promotif dan preventif guna mencegah penyakit-penyakit seperti hipertensi dan diabetes, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat, perubahan gaya hidup, dan deteksi dini. Masyarakat pun diimbau rutin melakukan cek kesehatan dan diet sehat.

"Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan berolahraga tiga kali dalam seminggu, lalu makan cukup serat dengan porsi tidak berlebihan, kurangi asupan garam, gula dan lemak tidak sehat, serta jauhi hidup dari stres berkepanjangan," demikian Rustam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.