Cianjur Melarang Murid Menabung di Sekolah. Alasannya?
📅 Jumat, 04 Jul 2025, 14:29 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CIANJUR - Para murid di seluruh Cianjur dilarang menabung ke guru atau sekolah. Ini berlaku mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini, SD, SMP, dan SMA. Siswa diminta mengelola uang secara mandiri.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur Kamis mengatakan, larangan tabungan yang dikelola guru atau pihak sekolah selama ini sering menimbulkan masalah terutama dalam administrasi serta pengawasan sehingga dikeluarkan surat edaran.
"Surat larangan ini akan meringankan beban guru dan sekolah yang selama ini mengelola tabungan siswa. Mereka akan lebih fokus menjalani proses belajar mengajar terhadap siswa," katanya.
Hal itu karena selama ini selain memberikan pembelajaran terhadap siswa, guru merangkap dengan laporan administrasi dari tabungan yang dikelola, sehingga tahun ini guru dapat lebih fokus mengajar guna meningkatkan kualitas pendidikan di Cianjur.
Sedangkan upaya lain agar siswa dapat mengelola uang secara mandiri, pihaknya akan bekerja sama dengan perbankan untuk membuka simpanan pelajar atau dengan cara lain sehingga kegiatan menabung siswa tetap berjalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami akan menjalin kerja sama dengan perbankan agar siswa tetap menjalankan kebiasaan menabungnya, nanti pihak bank akan mendatangi setiap sekolah atau siswa yang datang ke bank secara berkala, sekaligus membiasakan mereka mengelola uang sendiri," katanya.
Dia menjelaskan, surat edaran Disdikpora yang dikeluarkan 1 Juli terdapat tiga poin terkait kebijakan baru pengelolaan keuangan di lingkungan sekolah. Poin tersebut untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, memfokuskan kegiatan belajar mengajar, dan memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar mengelola keuangan secara mandiri.
"Bukan dilarang menabung tapi melarang menabung melalui guru atau pihak sekolah agar kegiatan di sekolah berjalan normal, sehingga siswa dapat belajar mengelola uang sendiri dengan menabung di bank," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!