Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asesor UNESCO ke Lombok untuk Menilai Ulang Status Geopark Rinjani

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 22:07 WIB | Oleh:
Asesor UNESCO ke Lombok untuk Menilai Ulang Status Geopark Rinjani Doc: ANTARA/Geopark Rinjani
Ket. Dua orang asesor UNESCO yang berasal dari Jepang, Marekazu Ohno dan Alain Petit Belgia saat tengah mendengarkan penjelasan Kepala Resort Sembalun Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Taufik.

MATARAM - Dua orang asesor dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun ke Lombok untuk menilai ulang status Geopark Gunung Rinjani di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

General Manager Geopark Rinjani Qwadru Putro Wicaksono mengatakan kehadiran dua asesor UNESCO dari dari Jepang Marekazu Ohno dan Belgia Alain Petit untuk memastikan kelayakan Geopark Rinjani kembali menyandang status UNESCO Global Geopark.

"Selain mengkaji semua dokumen yang dikirim badan pengelola Geopark Rinjani, kedua asesor juga turun memantau kondisi di lapangan yang dilaksanakan mulai 28 Juni sampai 2 Juli 2025," katanya di Mataram, Selasa (1/7).

Ia mengatakan kunjungan ke lapangan tersebut untuk melihat langsung visibilitas, kondisi di geosite, dan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Geopark Rinjani sejak tahun 2022.

"Ini adalah penilaian ulang (revalidasi) yang kedua kalinya untuk Geopark Rinjani. Revalidasi pertama sudah dilaksanakan tahun 2022 dan revalidasi kedua tahun 2025 ini," kata Qwadru.

Qwadru mengatakan pada revalidasi tahun 2022 asesor dari UNESCO memberikan sejumlah rekomendasi bagi Geopark Rinjani, antara lain peningkatan infrastruktur di kawasan Geopark Rinjani pasca-gempa 2018. Karena pada saat kunjungan tahun 2022 asesor melihat banyak infrastruktur masih dalam proses perbaikan.

Selanjutnya asesor juga meminta agar melengkapi visibilitas yang ada di beberapa geosite, salah satunya di Aik Berik Lombok Tengah. Asesor meminta ada interpretasi kaitan antara kekayaan geologi, biologi, dan budaya.

Rekomendasi selanjutnya, kata dia, berkaitan dengan program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada kelompok perempuan. Untuk itu mereka bertemu dan berdialog dengan kelompok mitra Geopark Rinjani.

"Asesor menanyakan langsung program-program kolaborasi bersama Geopark Rinjani. Misalnya pada 2025 ini Geopark Rinjani bersama BRI Research Institute melakukan pembinaan pada UMKM perempuan yang ada di Desa Lantan Lombok Tengah, Desa Loyok dan Sembalun Lombok Timur, dan Senaru Lombok Utara. Lokasi-lokasi tersebut merupakan kawasan Geopark Rinjani," terangnya.

Sejak tahun 20222 Geopark Rinjani juga berkolaborasi dengan DMO Sembalun, salah satunya Beboka Nursery yang membibitkan tanaman endemik Sembalun di SMAN 1 Sembalun. Kolaborasi dalam bidang pariwisata bersama Rinjani Women Guide Association di Senaru Lombok Utara, termasuk secara rutin kolaborasi dalam pelatihan pemandu wisata, serta dalam berbagai kegiatan melibatkan kelompok pemandu perempuan.

"Ketika ke kampung adat Senaru, teman-teman women guide yang mendampingi asesor. Berdiskusi langsung tentang mereka," ungkap Qwadru.

Rekomendasi lainnya yang diberikan asesor UNESCO pada 2022 adalah mencari alternatif penataan kawasan Gili Trawangan, Meno, dan Air (Tramena). Kebetulan Gili Trawangan menjadi lokasi kunjungan saat APGN 2019 dan revalidasi 2022.

Melihat perkembangan pariwisata di Gili Tramena perlu mencari model pengelolaan yang lebih berkelanjutan dan pada revalidasi 2025 ini, asesor juga berkunjung ke Gili Trawangan. Mereka langsung melihat perubahan di Gili Tramena, khususnya pasca-gempa 2018.

"Secara infrastruktur sudah banyak perbaikan, dermaga yang dulu rusak dan kecil sekarang jauh lebih bagus. Begitu juga jalan, tapi tentu saja masih banyak PR untuk Gili Tramena. Pak Gubernur sudah menyampaikan komitmen untuk menata Gili Tramena lebih baik lagi," ucap Qwadru.

Selain dua asesor UNESCO ini, dalam revalidasi 2025 ini hadir juga perwakilan Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Mereka mengikuti seluruh proses revalidasi, untuk memastikan seluruh kebutuhan dan proses revalidasi berjalan lancar.

"Kami berharap dari penilaian ini Gunung Rinjani kembali menjadi jaringan geopark dunia," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.