Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Tampo Lore Promosikan Pariwisata Sulteng ke Internasional

8 Sabtu, 28 Jun 2025, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Tampo Lore Promosikan Pariwisata Sulteng ke Internasional Festival Tampo Lore Promosikan Pariwisata Sulteng ke Internasional Doc: ANTARA
Ket. Pembukaan Festival Tampo Lore, di Situs Megalit Pokekea, Desa Hanggira, Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulteng, Jumat (27/6/2025).

POSO– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan Festival Tampo Lore 2025 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Sulteng, khususnya Tampo Lore, ke tingkat nasional hingga internasional.

"Festival Tampo Lore bukan hanya sekadar pertunjukan budaya, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Poso, khususnya di Tampo Lore dalam mempromosikan budaya dan pariwisata hingga ke tingkat nasional dan internasional," kata Kepala Dinas Kebudayaan Sulteng Andi Kamal Lembah, di Poso, Jumat (27/6).

Ia mengatakan festival ini merupakan perayaan yang sangat dinantikan, yang memadukan keindahan alam, warisan budaya dan keramahan masyarakat Kabupaten Poso.

Festival Tampo Lore bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ungkapan cinta dan kebanggaan terhadap kekayaan alam dan budaya yang dimiliki oleh Sulteng.

Menurut dia, Sulteng adalah tempat dimana alam dan budaya berpadu dengan sangat indah. Oleh karena itu, momentum Festival Tampo Lore merupakan momentum yang tepat untuk menghargai kekayaan alam yang dimiliki oleh Sulteng.

Ia mengatakan pemerintah provinsi melalui program unggulan Sembilan Berani terus mendorong masyarakat agar penyelenggaraan festival budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mendatangkan nilai ekonomi bagi warga.

"Megalit di Lembah Behoa yang sudah dikenal luas tetap perlu didorong menjadi tujuan wisata bernilai tinggi. Dengan begitu akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat," katanya.

Dia mengajak masyarakat Poso, khususnya warga Tampo Lore untuk menjadikan Festival Tampo Lore sebagai ajang untuk mengangkat pariwisata megalit ke level dunia.

Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Muhammad Tan mengajak seluruh warga Poso, khususnya di kawasan Tampo Lore untuk bersama-sama menjaga warisan budaya yang tersebar di Lembah Behoa.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya mendorong pengakuan tradisi tua di Tampo Lore sebagai warisan budaya dunia.

"Ini membutuhkan kerja kolektif dari semua pihak, mulai dari pemerintah, aktivis, masyarakat adat, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Festival Tampo Lore berlangsung mulai dari 27-29 Juni, di Situs Megalit Pokekea, Desa Hanggira, Kecamatan Lore Tengah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari lomba musik bambu, parade pangan lokal, pameran kerajinan, diskusi film, hingga jelajah megalit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.