Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Merosot Tipis Sepekan Ini, Asing Kabur Pelan-pelan

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Merosot Tipis Sepekan Ini, Asing Kabur Pelan-pelan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Pergerakan IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung melemah sepekan ini karena tekanan aksi jual asing. 

Selama 23-26 Juni lalu, IHSG melemah 0,14 persen setelah ditutup pada level 6.897,40 dari 6.907,13 pada akhir pekan sebelumnya.

Bersamaan dengan IHSG yang berada di tren merah, investor asing gencar melangsungkan aksi jual (net sell) Rp2,02 triliun. 

Kapitalisasi pasar BEI pun turun sebesar 0,01 persen menjadi Rp12.098 triliun dari Rp12.099 triliun pada sepekan sebelumnya. 

Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/6) sore, ditutup menguat 65,26 poin atau 0,96 persen ke posisi 6.897,40, seiring optimisme pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed pada tahun ini.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 10,32 poin atau 1,36 persen ke posisi 770,58.

"Pasar keuangan memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Juli 2025 sebesar 25 persen, dan melihat 67 persen probabilitas pemangkasan suku bunga pertama tahun ini terjadi di bulan September 2025," sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.

Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed Jerome Powell memberikan keterangan di hadapan Komite Perbankan (Banking Committee) Senate (DPD) pada hari kedua rapat degan pendapatnya di Kongres (MPR) AS.

Jerome Powell menegaskan kembali bahwa The Fed berada dalam posisi yang baik, untuk menunggu pemangkasan suku bunga acuan hingga dampak inflasi dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump semakin jelas.

Dengan kata lain, The Fed masih mempelajari dampak dari kebijakan tarif perdagangan Presiden Trump terhadap kebijakan moneter sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 0,89 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor infrastruktur yang naik masing- masing sebesar 0,82 persen dan 0,61 persen.

Sedangkan, empat sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik yang turun paling dalam sebesar 1,49 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor industri yang masing- masing turun sebesar 0,30 persen dan 0,04 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SAFE, INPS, JAST, DATA dan BALI Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RGAS, BUVA, APEX, ASPI dan NZIA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.