Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Klaim 'Menang' Saat NATO Setujui Kenaikan Anggaran Pertahanan Besar-besaran

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Klaim 'Menang' Saat NATO Setujui Kenaikan Anggaran Pertahanan Besar-besaran Doc: AP
Ket. Sekjen NATO Mark Rutte, Presiden Donald Trump, dan PM Inggris Keir Starmer berpose bersama para pemimpin lainnya dalam KTT di Den Haag, Belanda, Rabu, 25 Juni 2025.

DEN HAAG - Negara-negara NATO pada hari Rabu (25/6) sepakat untuk meningkatkan besar-besaran anggaran pertahanan mereka untuk memuaskan Presiden AS Donald Trump.

Trump memujinya sebagai "kemenangan monumental" bagi Amerika -- dan menegaskan kembali komitmen negaranya untuk melindungi sekutu-sekutu Eropanya.

Trump tampak gembira setelah 32 negara NATO menyetujui target utamanya sebesar lima persen dari PDB untuk belanja pertahanan, menyusul perundingan dua hari di Den Haag.

Mengambil keuntungan dari hasil "fantastis" yang "tak seorang pun benar-benar mengira", Trump menggambarkan kenaikan belanja tersebut sebagai "kemenangan monumental bagi Amerika Serikat".

Trump juga menandatangani deklarasi akhir yang mengonfirmasi "komitmen kuat" terhadap janji pertahanan kolektif NATO bahwa serangan terhadap satu negara adalah serangan terhadap semuanya -- sebuah langkah yang meyakinkan bagi negara-negara Eropa yang khawatir terhadap Russia.

Pemimpin AS itu telah berulang kali mengisyaratkan Washington akan menahan perlindungan dari negara-negara Eropa yang tidak bersedia mengeluarkan lebih banyak biaya untuk pertahanan.

Kompromi yang dibuat oleh NATO melihat negara-negara berjanji untuk mengalokasikan 3,5 persen dari PDB untuk pengeluaran militer inti pada tahun 2035, dan 1,5 persen lagi untuk bidang terkait keamanan yang lebih luas seperti infrastruktur.

Spanyol menolak untuk menyetujui dan meskipun menandatangani janji tersebut, negara itu mengatakan bahwa mereka yakin dapat memenuhi tuntutan NATO sambil menghabiskan lebih sedikit -- Trump mengancam pada hari Rabu akan memukul kepentingan perdagangannya sebagai tanggapan.

Namun janji yang didukung di Den Haag memungkinkan Trump mengklaim kemenangan, sementara dalam praktiknya memberikan ruang gerak bagi pemerintah yang kekurangan uang di Eropa.

Segala sesuatunya telah diatur dalam pertemuan itu untuk menjaga agar presiden AS yang mudah marah itu tetap di sana: mulai dari memotong bagian resmi pertemuan, hingga menempatkannya untuk bermalam di istana kerajaan.

Yang mendasari diskusi para pemimpin mengenai pertahanan adalah invasi Moskow ke Ukraina, dengan pernyataan akhir pertemuan puncak tersebut mengacu pada "ancaman jangka panjang yang ditimbulkan oleh Russia terhadap keamanan Euro-Atlantik".

Meski bahasanya telah disederhanakan, deklarasi tersebut juga menyatakan bahwa sekutu akan terus mendukung Ukraina, "yang keamanannya memberikan kontribusi bagi keamanan kita", dan sekutu akan diizinkan menggunakan uang dari janji baru tersebut untuk bantuan militer bagi Kyiv.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memainkan peran yang tidak terlalu sentral dibandingkan pada pertemuan puncak sebelumnya.

Namun presiden AS tersebut sempat bertemu dengan Zelensky di sela-sela pertemuan puncak, dan setelah itu menyatakan bahwa pertemuan tersebut "tidak bisa lebih baik lagi" dan Zelensky memuji pertemuan tersebut sebagai "pertemuan yang substantif". 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.