Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SPPG Disulap Jadi Mesin Hilirisasi Pangan Desa, Strategi Baru Bapanas!

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPPG Disulap Jadi Mesin Hilirisasi Pangan Desa, Strategi Baru Bapanas! Doc: ANTARA/Amandine Nadja
Ket. SPPG BGN Kota Batam dengan petugas yang sedang mengambil bekal makanan untuk dibagikan kepada murid-murid sekolah.

BOGOR – Hilirisasi pangan lokal sangat penting karena dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan mengolah hasil pertanian menjadi produk yang lebih beragam dan bernilai jual tinggi, petani dapat meningkatkan pendapatannya, sementara masyarakat mendapatkan akses ke pangan yang lebih beragam dan terjangkau.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebutkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan wujud hilirisasi pangan lokal yang menyerap langsung hasil tani dan ternak dari desa untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Arief menekankan SPPG tidak hanya mendistribusikan makanan bergizi, tetapi membangun ekosistem pangan end-to-end mulai dari produksi, penyerapan, hingga konsumsi oleh masyarakat secara terstruktur dan berkelanjutan.

"Jadi, ini (SPPG) jadinya membangun ekosistem. Menyerap hasil petani, peternak," kata Arief di sela meninjau SPPG Yayasan Citra Sinergi Peduli di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/6).

Dalam kunjungan ke Megamendung, Arief menunjukkan contoh hasil pertanian seperti jeruk dan yang diserap langsung dari petani lokal untuk diolah menjadi bagian dari pemenuhan gizi masyarakat.

Ia juga mendorong agar ayam dan telur yang digunakan di dapur SPPG bersumber dari peternak mandiri sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil di pedesaan.

Dengan jumlah SPPG yang kini mendekati 2.000 unit dan ditargetkan bertambah menjadi 3.000, ekosistem pangan lokal dipastikan akan semakin kuat dan berdampak luas terhadap kesejahteraan petani-peternak.

"Ini sekarang sudah 1.900 SPPG, kalau dalam waktu dekat bisa 2.500, 3.000 SPPG, sudah kebayang satu SPPG covernya kira-kira 3.000 kan, berarti sudah kebayang akan diserap sedemikian," tutur Arief.

Hilirisasi pangan lokal juga akan terintegrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditargetkan mencapai 80.000 unit, sebagai pusat distribusi sembako, gas melon, apotek, dan produk pangan strategis.

Arief menyebut sistem ini penting agar petani dan peternak tidak lagi mengalami kerugian karena panen berlebih, seperti membuang cabai atau telur akibat harga anjlok dan penyerapan pasar yang lemah.

Ia juga mengapresiasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah menjalankan strategi penguatan dapur dan distribusi pangan dengan sinergi berbagai kementerian demi menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Arief, inisiatif Presiden Prabowo dalam meningkatkan gizi generasi bangsa melalui SPPG akan menjadi ekosistem pangan nasional yang akan memberi dampak nyata bagi kemandirian pangan Indonesia.

"Karena beliau (Presiden Prabowo) menyampaikan di St. Petersburg International Economic Forum bahwa nomor satu adalah memberi makan kepada masyarakat, swasembada pangan, baru yang lainnya. Jadi memang Pak Presiden punya cita-cita kuat untuk memberdayakan ekonomi di pedesaan," kata imbuh Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Usaha Kecil Ambil Bagian da...

Sepanjang Jalan Sabang Bakal Hijau Berseri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sepanjang Jalan Sabang Baka...
Ekonomi
BPS: Surplus Perdagangan RI...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.