Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Sumbar Kebut Serapan Beras Sesuai Arahan Presiden Prabowo

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Sumbar Kebut Serapan Beras Sesuai Arahan Presiden Prabowo Doc: Antara Foto
Ket. Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya di Padang, Selasa.

Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) terus mengebut target serapan beras di provinsi setempat sebanyak 2.700 ton sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemenuhan dan menjaga swasembada pangan nasional.

"Terkait penyerapan gabah atau beras yang menjadi Asta Cita Bapak Presiden, untuk Sumatera Barat sendiri dalam posisi yang cukup baik," kata Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya di Padang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Darma Wijaya menanggapi target serapan beras sebanyak tiga juta ton yang harus dipenuhi Bulog se-Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Tanah Air.

Darma mengatakan, target serapan beras di Ranah Minang terus mengalami perubahan. Awalnya, Bulog Sumbar diberi target sebanyak 289 ton.

Setelah terpenuhi, Bulog pusat menaikkan target menjadi 800 ton dan kembali naik menjadi 2.200 ton. Teranyar, Bulog pusat menambah target serapan di Sumbar menjadi 2.700 ton.

"Posisi hari ini kita target kita itu 2.700 ton dan sudah terserap 86 persen," sebut dia.

Untuk mencapai target serapan beras tersebut Bulog Sumbar tetap menggunakan metode sebelumnya yakni menyasar dan menjemput langsung gabah petani di setiap daerah penghasil.

"Jadi konsepnya masih seperti di awal juga kita tim jemput gabah ke semua titik-titik penghasil gabah," ujarnya.

Menurutnya, saat ini masih terdapat beberapa titik yang segera panen. Hal itu akan dimaksimalkan Bulog untuk menyerap lebih banyak gabah sebelum datangnya musim panen serentak.

"Sekarang itu masih ada titik-titik yang sedang dan akan panen. Meskipun tidak banyak tapi itu akan kita maksimalkan dalam menyerap gabah," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan, saat ini pasokan beras di gudang Bulog Sumbar berkisar di angka 17.200 ton. Jumlah itu dapat memenuhi atau menjaga ketahanan pangan selama empat bulan ke depan.

Nantinya, pasokan 17.200 ton beras tersebut akan kembali didistribusikan kepada masyarakat yang sudah ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah.

Harapannya, ketersediaan beras ini dapat menjadi jaminan ketahanan pangan bagi masyarakat di Ranah Minang.

"Stok beras ini nanti yang akan kita gunakan khususnya kalau memang dilakukan bantuan pangan bagi masyarakat yang sudah menjadi target dan ditentukan pemerintah," jelas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.