Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Dampak, Lemhannas Susun Skenario Perang Iran-Israel Berlarut

📅 Senin, 23 Jun 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak, Lemhannas Susun Skenario Perang Iran-Israel Berlarut Doc: Antara
Ket. Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily (kedua kanan) saat jumpa pers di Jakarta, Senin (23/6)/

Jakarta - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa lembaganya telah menyiapkan skenario langkah Indonesia jika perang antara Iran dan Israel terjadi berlarut-larut.

Ace saat jumpa pers di Jakarta, Senin (23/6), menjelaskan salah satu kajian yang dilakukan Lemhannas adalah kajian krisis, termasuk penyusunan peta jalan (roadmap) atau skenario yang berhubungan dengan ketahanan negara dalam merespons kondisi geopolitik dunia.

"Kajian yang dilakukan oleh Lemhannas itu kajian krisis, termasuk juga roadmap, proyeksi, dan prediksi dengan apa yang kita sebut misalnya kuadran 1, kuadran 2, kuadran 3, kuadran 4, kemudian skenario, termasuk juga pada kuadran apa kita menempatkan skenario tersebut. Itu semua di Lemhannas sudah biasa kita lakukan," kata Ace.

Jenis kajian Lemhannas, imbuh Ace, terdiri atas kajian cepat, menengah, dan jangka panjang. Hasil kajian tersebut disampaikan sebagai masukan kepada Pemerintah, terutama Presiden Prabowo Subianto.

Selama konflik Iran dan Israel bergejolak, Ace mengatakan lembaganya telah melakukan monitoring. Selain itu, Lemhannas juga secara intens memberikan maupun menyusun berbagai masukan.

"Tentu itu semua (masukan) harus kami sampaikan bahwa itu pasti tertutup karena sebagaimana yang diatur oleh regulasi, apa yang dimasukkan oleh Lemhannas kepada pemerintah sifatnya tertutup," tuturnya.

Selain memonitor dan memberikan masukan, Lemhannas juga menyampaikan perkembangan berkala situasi dunia kepada Pemerintah dan Presiden.

“Tentu kami menyampaikan secara update terhadap situasi perkembangan dari dinamika geopolitik, kemudian geoekonomi global, dan pengaruhnya terhadap ketahanan nasional kita, terutama aspek ekonomi,” ucap Ace.

Diketahui, tentara Israel (IDF), Jumat (13/6) dini hari, melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran. Angkatan Udara Israel menghantam sejumlah target militer dan fasilitas program nuklir.

Otoritas Israel menyatakan bahwa operasi itu bertujuan untuk mencegah ancaman terhadap eksistensi negara zionis tersebut. Menurut militer dan intelijen Israel, Iran sudah semakin mendekati "titik tanpa kembali" dalam mengembangkan senjata nuklir dalam waktu dekat.

Media Iran melaporkan bahwa sejumlah pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir tewas dalam serangan itu. Serangan juga ditujukan ke fasilitas nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan, serta basis militer Iran di wilayah barat laut negara itu.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan serangan tersebut sebagai kejahatan dan memperingatkan bahwa Israel akan menghadapi "nasib pahit dan mengerikan". Sebagai respons, Republik Islam Iran meluncurkan Operasi Janji Sejati (Operation True Promise) 3.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Bapanas Perkuat Gerakan Sel...

Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026

50 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 22...
Nasional
Menanam bambu untuk menjaga...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.