Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intip Keseruan PKB 2025, Dari Parade Budaya hingga Dampak Ekonomi

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Intip Keseruan PKB 2025, Dari Parade Budaya hingga Dampak Ekonomi Doc: Dok. Istimewa

DENPASAR - Pesta Kesenian Bali (PKB) kembali memukau, tak hanya sebagai perayaan seni budaya khas Pulau Dewata, tapi juga sebagai penggerak utama pariwisata dan ekonomi lokal. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut PKB sebagai ruang ekspresi yang hidup bagi seniman Bali, khususnya generasi muda, sekaligus magnet bagi wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“PKB menjadi ruang ekspresi kesenian dan kreativitas orang Bali dan kita lihat banyak sekali anak muda. Ini adalah satu hal yang perlu kita apresiasi," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa saat menghadiri Peed Aya atau pawai budaya sebagai acara pembuka Pesta Kesenian Bali 2025, Sabtu (21/6/2025) di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Denpasar, Bali. 

PKB sendiri merupakan salah satu event budaya unggulan yang rutin masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Artinya, jadwal penyelenggaraan PKB sudah bisa diantisipasi wisatawan setiap tahun.

"Pesta Kesenian Bali juga masuk dalam Karisma Event Nusantara, (bahkan) setiap tahun masuk dalam KEN. Jadi setiap tahunnya wisatawan sudah bisa mengagendakan di tanggal berapa harus ke Bali untuk bisa menyaksikan Pesta Kesenian Bali," ujar Ni Luh. 

PKB, menurut Wamenpar, juga memberikan dampak yang besar terhadap perekonomian masyarakat. Perputaran ekonomi pada Pesta Kesenian Bali tahun 2024 misalnya, pelaksanaannya yang sebulan penuh, memberikan dampak ekonomi mencapai sekitar Rp192,3 miliar bagi Kota Denpasar dan sekitarnya.

Selain itu, okupansi hunian penginapan di sekitar venue kegiatan naik sebesar 2% dibandingkan hari-hari normal. 

"Jadi ini sangat baik karena langsung dirasakan masyarakat," katanya. 

Wamenpar mendorong PKB agar dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam menyelenggarakan event seni budaya. 

"Pemerintah pusat, pemerintah daerah, juga masyarakat harus selalu mendukung teman-teman untuk bisa hadir menunjukkan kreativitasnya," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa. 

PKB 2025 berlangsung pada 21 Juni hingga 19 Juli 2025 dan melibatkan 20 ribu seniman dengan ratusan sajian seni. 

Selain parade budaya, penyelenggaraan PKB 2025 diisi dengan penampilan seniman dari berbagai negara melalui ajang Bali World Culture Celebration (BWCC). 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.