Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Lintas Kementerian Dorong Entaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Ekraf

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 17:16 WIB | Oleh:
Kolaborasi Lintas Kementerian Dorong Entaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Ekraf Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kanan) bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kiria0 dan Menko PM Muhaimin Iskandar dalam rapat tingkat menteri di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

JAKARTA - Pemerintah memperkuat kolaborasi lintas kementerian untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif berbasis kawasan.

Kolaborasi dilakukan antara Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem yang bisa digerakkan melalui kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, menyampaikan Kementerian Ekraf siap memfasilitasi wirausaha kreatif, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu agar bisa bisa berkembang, terlebih saat ini, pegiat ekonomi kreatif terus tumbuh di berbagai wilayah.

"Pegiat ekonomi kreatif semakin berkembang tidak hanya di kota besar tetapi di berbagai desa, kecamatan, dari Sabang sampai Merauke. Mereka semua bertalenta dan kami terus memberikan kesempatan untuk naik kelas," kata Riefky.

Upaya Kementerian Ekraf dilakukan untuk mendorong pegiat ekraf di daerah termasuk dengan terus mengaktivasi desa-desa kreatif dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun sejumlah pihak untuk dapat menghadirkan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru dari daerah. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin melihat potensi ekonomi kreatif tidak hanya dari pusat, tapi, juga meningkatkan potensi dari daerah.

Menko PM Muhaimin Iskandar merasa optimistis bahwa kehadiran Kementerian Ekraf dan Kementerian UMKM semakin membuka lebar peluang kerja bagi masyarakat Indonesia. Dengan begitu, target yang telah ditentukan dapat terealisasi.

Sementara itu Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan kolaborasi kementerian merupakan langkah strategis dalam menanggulangi kemiskinan di Indonesia.

Rapat tingkat menteri digelar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (4/5) untuk dapat melihat langsung praktik terbaik di lapangan dalam perwujudan ekonomi berbasis kawasan. Dengan rata-rata 80.000 pengunjung per hari dan perputaran ekonomi sekitar Rp5 miliar, kawasan Blok M dinilai sebagai praktik baik yang siap direplikasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Peringatan Hari Keadilan Ek...
Nasional
RUU Guru dan Dosen Dibahas ...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.