Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Mudik Balon Udara 2026 di Wonosobo Siap Digelar di 23 Lokasi pada 22-29 Maret

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 21:40 WIB | Oleh:
Festival Mudik Balon Udara 2026 di Wonosobo Siap Digelar di 23 Lokasi pada 22-29 Maret Doc: ANTARA/HO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo
Ket. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat, menjelaskan tentang Festifal Nalon Udara 2026 di Wonosobo, Rabu (4/3).

WONOSOBO - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Wonosobo siap menggelar agenda tahunan berupa Festival Mudik Balon Udara 2026 di 23 lokasi pada 22-29 Maret 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat, di Wonosobo, Rabu (4/3), menyampaikan festival ini bukan sekadar tontonan, tetapi merupakan warisan budaya masyarakat Wonosobo yang terus dijaga dan dilestarikan.

"Festival Mudik Balon Udara bukan sekadar tontonan, tetapi warisan budaya yang terus kami jaga dan lestarikan. Seluruh kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB, sehingga kami mengimbau masyarakat dan para pemudik untuk hadir lebih awal agar dapat menyaksikan proses penerbangan balon udara secara optimal," katanya.

Ia menuturkan, penyelenggaraan di 23 lokasi desa bertujuan untuk pemerataan kunjungan wisata di seluruh wilayah, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat desa, serta mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM selama libur Lebaran.Ia menyampaikan, puncak acara akan digelar pada 29 Maret 2026 pukul 06.00 WIB di Alun-Alun Wonosobo dengan konsep “Tradition in The Sky and Celebration on The Ground.”

Ia memperkirakan puluhan ribu pengunjung akan memadati kawasan pusat kota pada puncak acara. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan.

Fahmi Hidayat menegaskan pentingnya kesiapan teknis penerbangan balon tradisional, akurasi titik koordinatlokasi, pelaporan kunjungan wisatawan secara real-time, manajemen lalu lintas dan parkir, pengendalian balon liar, serta penataan UMKM agar perputaran ekonomi optimal.

Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto menyampaikan, aturan pengendalian balon udara antara lain wajib ditambatkan, yaitu minimal tiga tali tambatan dengan tinggi maksimal 150 meter.

Ukuran maksimal tinggi balon tujuh meter dan diameter maksimal empat meter. Tanpa Bahan berbahaya, dilarang menggunakan bahan yang mengandung api atau petasan. Waktu dan lokasi, hanya diterbangkan saat matahari terbit hingga terbenam, di lokasi yang luas dan jauh dari permukiman maupun SPBU.

"Wajib lapor rencana kegiatan kepada Kepolisian atau Pemerintah Daerah paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Alexander Zverev jadi Peten...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.