Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Makanan Kalengan Terbaik untuk Mengurangi Risiko Kanker Kolorektal, Rekomendasi Ahli!

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 14:30 WIB | Oleh:
5 Makanan Kalengan Terbaik untuk Mengurangi Risiko Kanker Kolorektal, Rekomendasi Ahli! Doc: Freepik

Jakarta - Makanan kaleng ternyata bukan sekadar praktis, tapi juga dapat membantu mengurangi risiko kanker kolorektal jenis kanker usus besar yang menduduki peringkat ketiga paling umum di Amerika Serikat.

Menurut situs EatingWell, sejumlah faktor seperti usia, pola makan, olahraga, berat badan, dan konsumsi alkohol memengaruhi risiko kanker kolorektal. Namun, pilihan makanan kaleng yang kaya serat, antioksidan, dan rendah sodium bisa menjadi strategi pencegahan yang mudah diterapkan.

Direktur Program Aliansi Diabetes Mt. Sinai, AS Maria Elena Fraga, RD, CDCES merekomendasikan makanan kaleng dengan fokus kandungan kaya serat, antioksidan serta rendah sodium.

1. Kacang Kalengan (buncis, lentil, kacang polong)
Ini pilihan nomor satu karena mengandung 6–8?g serat per setengah cangkir, plus senyawa anti-inflamasi yang dapat melindungi tubuh dari kanker.

2. Artichoke Kalengan
Dalam setiap ½?cangkir terdapat sekitar 5?g serat, termasuk prebiotik inulin—makanan untuk bakteri sehat di usus Anda.

3. Labu Kalengan
Menyediakan 3,5?g serat serta beta-karoten dan karotenoid pigmen oranye yang diubah jadi vitamin A dan dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal.

4. Sup Kalengan dengan Gandum Utuh
Gandum utuh terbukti menurunkan risiko kanker usus besar. Saat memilih sup, utamakan varian rendah sodium bagi Anda dengan tekanan darah tinggi.

5. Jeruk Kalengan
Tinggi vitamin?C dan antioksidan kuat yang dapat meredakan stres oksidatif dan peradangan penyebab kanker. Pilih jeruk dalam jus asli, bukan sirup.

Ia menyarankan,saat membeli jeruk kalengan, agar memilih kemasan dalam jus sendiri dibandingkan dengan produk berupa sirup.

Selain makanan, beberapa upaya seperti skrinning awal kanker kolorektal sebaiknya dilakukan pada usia 45 tahun, banyak bergerak,mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan, menghindari konsumsi alkohol juga sebaiknya dilakukan.

Meningkatkan asupan serat juga mampu menurunkan risiko kanker kolorektal karena mampu menjaga bakteri baik di usus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Daerah
Karhutla Belum Reda, Tangga...
Luar Negeri
Polandia Ajak NATO Gelar La...
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.