Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Siap Jalin Kemitraan Strategis dengan Russia

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh:
RI Siap Jalin Kemitraan Strategis dengan Russia Doc: antara
Ket. Menteri Luar Negeri Sugiono

Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono membahas penguatan kerja sama Indonesia-Russia di berbagai sektor dan meningkatkannya menjadi kemitraan strategis dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov di Moskow.

“Saya mendorong Russia untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang untuk kepentingan bersama,” kata Menlu Sugiono dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (18/6).

Seperti dikutip dari Antara, kedua pihak juga mengapresiasi kontak erat pejabat pemerintah kedua negara sehingga mendorong terbentuknya inisiatif-inisiatif kerja sama baru seperti di bidang perpustakaan dan pendidikan.

Selain isu bilateral, kedua Menlu juga membahas isu-isu global dan regional yang menjadi perhatian bersama, di antaranya stabilitas di kawasan Timur Tengah, serta kerja sama dalam kerangka BRICS dan Asean.

Kunjungan Menlu Sugiono ke Moskow itu merupakan rangkaian dan persiapan kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke St. Petersburg pada 19-20 Juni 2025.

Dalam agenda kunjungan tersebut, selain bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin, Presiden Prabowo juga akan menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) atas undangan Putin.

Rangkaian kunjungan ke Russia tersebut merupakan bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Russia sejak resmi terjalin pada 3 Februari 1950.

Sebagai tindak lanjut, Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan hasil Pertemuan Komisi Bersama Indonesia - Russia ke-13 yang digelar di Jakarta pada 14–15 April 2025.

Pada sektor investasi, Sugiono secara khusus mengundang perusahaan-perusahaan Russia untuk terlibat dalam proyek-proyek strategis di Indonesia.

Ia menyebut bahwa Prabowo telah mendirikan Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara/ Indonesia's sovereign wealth fund), pada 24 Februari lalu.

Dana tersebut diharapkan menjadi jembatan investasi yang dapat bermitra dengan otoritas dan pelaku usaha dari Russia, untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kolaborasi strategis Indonesia-Russia, menurut Menlu Sugiono, juga terbuka di berbagai sektor lainnya, termasuk energi terbarukan, keamanan teknis, pertanian, kecerdasan buatan (AI), teknologi siber, serta pertukaran antar masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.