Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasaman Barat Produksi Padi 39.689 Ton dalam 5 Bulan, Jaga Ketahanan Pangan Daerah

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasaman Barat Produksi Padi 39.689 Ton dalam 5 Bulan, Jaga Ketahanan Pangan Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Pasaman Barat mencatat produksi padi sebanyak 39.689 ton. Angka ini menunjukkan kontribusi penting daerah terhadap ketahanan pangan Sumatera Barat

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 39.696 ton produksi padi lima bulan terakhir atau periode Januari-Mei 2025.

"Panen padi itu di atas lahan seluas 8.558 hektare," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Rabu.

Dia mengatakan produksi padi tertinggi berada di Kecamatan Talamau sebanyak 8.198 ton, di Kecamatan Pasaman sebanyak 7.105 ton, Kecamatan Lembah Melintang dengan 6.384 ton dan di Kecamatan Kinali sebanyak 4 .748 ton.

Lalu di Kecamatan Gunung Tuleh 3.446 ton, Kecamatan Koto Balingka sebanyak 3.092 ton, Kecamatan Ranah Batahan 2.494 ton, Kecamatan Sungai Aur sebanyak 2.116 ton, Kecamatan Sungai Beremas 1.116 ton, Kecamatan Luhak Nan Duo 614 ton dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 484 ton

Pihaknya terus memberikan pendampingan kepada petani dalam upaya meningkatkan produksi padi.

Selain itu memberikan bantuan bibit, pupuk dan alat mesin pertanian baik melalui anggaran APBD maupun provinsi dan pusat

"Sejauh ini tidak ada kendala petani dalam memperoleh pupuk. Tetapi ada sebagian daerah seperti di Kecamatan Ranah Batahan dan Talamau tanaman padi mereka dilanda banjir," katanya.

Untuk itu pihaknya memberikan sosialisasi ke petani di daerah rawan agar memperhatikan waktu tanam.

"Akhir tahun petani harus waspada karena sangat rawan banjir. Waktu banjir dari tahun ke tahun selalu terjadi akhir tahun. Ini harus menjadi perhatian," katanya.

Ke depan, pihaknya memberikan sekolah lapangan iklim bekerja sama dengan pihak terkait dalam rangka menghindari dampak banjir dengan menyesuaikan waktu tanam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Nasional
Hilirisasi Pertanian Sangat...
Megapolitan
Asalkan Berdasar Data dan F...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.