“Sinners” Tembus Box Office, Tapi Sutradara Ryan Coogler Belum Tertarik Garap Sekuel
📅 Senin, 21 Apr 2025, 15:20 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ComicBook
Film horor vampir bertema periode dan musikal Sinners, garapan Ryan Coogler, berhasil menduduki puncak box office akhir pekan Paskah dengan pendapatan sebesar $45,6 juta. Film ini menandai kolaborasi terbaru antara Coogler dan aktor langganannya, Michael B. Jordan, yang memerankan saudara kembar Smoke dan Stack dalam kisah gelap dan tragis tersebut.
Dengan pendekatan visual dan naratif yang khas, Sinners tak hanya menarik penonton dengan gaya sinematiknya yang mencekam, tetapi juga dengan kekuatan tematik yang berakar pada konflik batin, pengampunan, dan kejatuhan manusia. Kutipan seperti “Jangan berbuat dosa dalam kemarahanmu…” hingga peringatan “Teruslah berdansa dengan iblis… suatu hari ia akan mengikutimu pulang,” menjadi pengantar yang membangun suasana mendalam dalam film.
Mengalahkan A Minecraft Movie yang tetap tangguh dengan tambahan pendapatan $41,3 juta dan total global mendekati $721 juta, Sinners menjadi pembuktian bahwa kisah orisinal masih mampu bersaing di era dominasi film waralaba.
Namun, bagi para penggemar yang berharap akan adanya sekuel, Coogler menyampaikan jawaban yang tegas namun reflektif. “Saya tidak pernah memikirkan hal itu,” ujarnya dalam wawancara dengan EBONY. Ia mengakui bahwa setelah lama berkutat dengan proyek-proyek franchise — seperti Creed, Black Panther, hingga serial The X-Files yang sedang digarap — ia ingin kembali ke cerita yang lebih personal dan orisinal.
“Saya menantikan untuk menggarap sebuah film yang terasa orisinal dan personal bagi saya,” kata Coogler. “Saya ingin film ini menjadi sesuatu yang holistik dan tuntas.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Akhir dari Sinners memang terasa final. Stack berubah menjadi vampir setelah digigit kekasihnya Mary (Hailee Steinfeld), sementara Smoke tewas saat membalas dendam atas serangan vampir terhadap tempat hiburan malam mereka. Dalam akhir film yang emosional, Smoke bersatu kembali dengan istri dan anaknya di akhirat. Sementara itu, Stack dan Mary masih hidup, sebagaimana ditunjukkan dalam adegan tengah kredit yang memperlihatkan mereka di masa depan.
Coogler menyamakan struktur film ini dengan santapan lengkap. “Saya ingin film ini terasa seperti hidangan lengkap: makanan pembuka, makanan utama, hingga penutup,” ujarnya. Dengan pernyataan itu, tampaknya Sinners memang dimaksudkan sebagai sebuah kisah mandiri yang tidak menggantung, melainkan menyampaikan pesan utuh dalam satu sajian.
Meski begitu, sejarah perfilman Hollywood membuktikan bahwa jika sebuah film sukses besar, peluang sekuel selalu terbuka. Untuk saat ini, Sinners masih tayang di bioskop dan memikat penonton dengan atmosfer, musik, dan tragedinya yang kuat — membuktikan bahwa kisah vampir bisa tetap segar dan menggigit jika ditangani oleh tangan kreatif seperti Ryan Coogler.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!