Melalui Kolaborasi Internasional, LWEA Perkuat Pembinaan Atlet Berkuda Indonesia
📅 Senin, 23 Jun 2025, 12:45 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Istimewa
JAKARTA — Longines World Equestrian Academy (LWEA) asal Jerman kembali menyelenggarakan program pelatihan tahunan yang kini memasuki tahun kelima. Pelatihan intensif ini berlangsung selama empat hari, sejak 19 hingga 22 Juni 2025, di Jakarta International Equestrian Park (JIEP), Pulomas, Jakarta Timur.
Program ini memberikan pembinaan teknis kepada lebih dari 20 atlet berkuda (rider) berusia 11–32 tahun yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, serta satu peserta dari Australia. Kehadiran pelatih kelas dunia seperti Thorsten Wittenberg, talent scout dari Stable Ludger Beerbaum, menambah kualitas pelatihan yang dirancang untuk membentuk atlet equestrian unggulan Indonesia.
Sebagai bagian dari pendekatan kerja sama hexahelix antara sektor pemerintah, komunitas, kegiatan ini turut didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf). Dukungan tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan Sport Photo Competition, sebuah kompetisi fotografi yang mendorong penguatan sub sektor fotografi dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu mengungkapkan dengan hadirnya kompetisi ini Kementerian Ekraf ingin menggairahkan subsektor fotografi dengan dapat diikuti oleh beragam peminat dari kalangan fotografer.
"Mengikuti semangat dari Kementerian Ekraf, kompetisi ini tidak membatasi alat pengambilan gambar. Terdapat kategori telepon genggam pintar dan kamera profesional. Tentunya hal ini juga mendapat dukungan dari ekosistem industri fotografi baik dari fotografer, serta peralatan pendukung fotografi," kata Agustini dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dan untul sertifikat pelatihan diberikan langsung kepada peserta dan ditandatangani oleh Ludger Beerbaum, Presiden LWEA dan legenda olahraga berkuda dunia asal Jerman. Para peserta terpilih nantinya berkesempatan mengikuti program lanjutan Summer Camp di Riesenbeck International, Jerman, dan menghadiri Longines Global Champions Tour kompetisi equestrian paling prestisius di dunia.
Dengan keterlibatan sub sektor fotografi, event ini turut mendorong karya-karya visual anak muda untuk mendapat eksposur yang lebih luas. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan kompetitif.
"Indonesia menunjukkan kesiapan untuk mencetak atlet berdaya saing global sekaligus menggerakkan potensi industri kreatif dalam satu panggung prestasi," tutup Ayu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!