Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Nilai UE Belum Tawarkan Kesepakatan Adil, G7 Desak Akhiri Perang Dagang

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Trump Nilai UE Belum Tawarkan Kesepakatan Adil, G7 Desak Akhiri Perang Dagang Doc: Getty Images

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Uni Eropa (UE) belum memberikan tawaran kesepakatan perdagangan yang adil, di tengah upaya Washington menjajaki perjanjian tarif dengan berbagai negara sahabat dan rival. Hal itu ia sampaikan kepada wartawan di atas Air Force One pada 17 Juni, dalam perjalanan pulang dari pertemuan puncak G7 di Kanada.

“Kami sedang berdiskusi, tetapi saya rasa mereka belum menawarkan kesepakatan yang adil,” ujar Trump, sembari menyinggung ketegangan Iran-Israel sebagai latar krisis global.

Ia menegaskan, jika tidak ada kesepakatan, maka UE akan dikenakan tarif sesuai kebijakan AS.

“Kami akan membuat kesepakatan yang bagus atau mereka akan membayar apa pun yang kami katakan akan mereka bayar.”

Dalam pertemuan G7 pada 16 Juni, para pemimpin dunia mendesak Trump menghentikan perang dagang yang dinilai mengancam stabilitas ekonomi global. Trump sempat bertemu singkat dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang menggambarkan pembicaraan mereka sebagai “diskusi yang baik dan intensif.”

Von der Leyen menegaskan, meskipun pembahasan rumit, UE tetap mengutamakan solusi negosiasi dan siap mengambil langkah balasan jika tidak tercapai kesepakatan.

“Sejak awal saya sudah jelas bahwa solusi yang dinegosiasikan adalah pilihan terbaik. Kami ingin mencapai kesepakatan sebelum batas waktu bulan Juli,” katanya kepada media.

Trump sendiri dikenal sebagai pengkritik keras tatanan perdagangan global yang menurutnya merugikan AS. Sejak menjabat, ia memberlakukan tarif impor menyeluruh sebesar 10 persen terhadap mayoritas mitra dagang AS dan menargetkan tarif tambahan terhadap negara tertentu, termasuk India dan UE. Meski begitu, ia sempat menangguhkan sementara penerapan tarif tinggi, yang akan berakhir pada 9 Juli, namun Gedung Putih membuka kemungkinan perpanjangan.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent tetap berada di lokasi usai kepergian Trump untuk memimpin negosiasi lanjutan dengan anggota G7 lainnya.

Di forum yang sama, para pemimpin G7 juga kembali menegaskan dukungan terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tengah serangan terbaru Rusia terhadap Kyiv yang menewaskan sedikitnya 10 orang. Zelensky hadir usai serangan udara besar-besaran Rusia menghantam ibu kota Ukraina.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyambut Zelensky dan mengumumkan bantuan militer senilai Can$2 miliar berupa drone dan helikopter, sebagai bentuk solidaritas. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam serangan Rusia dan menyebutnya sebagai bukti sinisme Vladimir Putin yang memanfaatkan perhatian dunia pada konflik Timur Tengah.

Kanada dan Inggris juga mengumumkan pengetatan sanksi terhadap “armada bayangan” Rusia, kapal-kapal yang digunakan untuk menghindari embargo minyak internasional. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan sanksi itu akan melemahkan mesin perang Putin dan meningkatkan tekanan untuk mengakhiri invasi ke Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
Megapolitan
Ratusan Remaja Mendaftar Ik...
Megapolitan
Rute KRL Tanah Abang-Rangka...
Luar Negeri
Distribusi Kekayaan Harus D...
Nasional
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.