Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orangtua Dipusingkan Kekacauan Sistem SPMB Jakarta

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 14:59 WIB | Oleh:
Orangtua Dipusingkan Kekacauan Sistem SPMB Jakarta Doc: ist
Ket. pendaftaran

JAKARTA – Para orangtua murid saat ini resah karena dipusingkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025. Posko SPMB Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur ramai dikunjungi orangtua yang kebingungan ditolak sistem karena masalah Kartu Keluarga (KK).

Salah satunya warga asal Jatinegara, Bayu (55) yang mengaku kesulitan mendaftar anaknya SD karena ditolak sistem saat melampirkan KK.

"Jadi saya daftar anak sekolah, tapi saat verifikasi malah ditolak sistem karena data yang sesuai dengan kartu keluarga (KK)," kata Bayu yang ditemui di posko pelayanan SPMB Jakarta Timur I yang berada di SMK Negeri 26 Jakarta, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.

Bayu menyebut alamat kartu keluarga dirinya tahun ini berubah karena tempat tinggal lamanya digusur.

"Kalau menjadi warga Jakarta, saya sudah lama jadi warga Jatinegara. Ini pindah cuma beda RT dan RW saja, sedangkan kelurahan dan kecamatan tetap, tapi tidak lolos juga," ujar Bayu.

Lalu, Bayu mendatangi kantor kelurahan dan diminta untuk langsung mengadu permasalahan tersebut ke posko SPMB Jakarta Timur. Bayu diminta untuk mendaftar kembali anaknya dengan mencantumkan dua alamat saat proses verifikasi.

"Jadi tadi katanya bisa daftar lagi, buat akun baru, terus dilampiri dua alamat yang lama sama yang baru buat bukti pas verifikasi," ujar Bayu.

Hal serupa dikatakan Mayang (35) yang mengaku ditolak sistem karena masalah alamat baru di kartu keluarga.

"Alamat saya memang baru banget, ternyata kata petugas pembaruan itu dihitung 16 Juni 2024, tapi nanti dicoba daftar lagi pakai dua alamat dicantumkan saat verifikasi," kata Mayang.

Adapun pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) sudah dimulai sejak 16 Juni hingga 10 Juli 2025

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.