Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Utara Catat 3.636 Kasus Tuberkulosis Sepanjang 2025

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 09:05 WIB | Oleh:
Jakarta Utara Catat 3.636 Kasus Tuberkulosis Sepanjang 2025 Doc: ANTARA
Ket. Kader Agen Tumpas TBC mengedukasi warga di kawasa kampung siaga TBC di Jelambar, Jakarta Barat, 5 Juni 2025

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Utara mencatat sebanyak 3.636 kasus tuberkulosis (TBC) ditemukan di wilayahnya sejak Januari hingga Juni 2025.

“Hingga 11 Juni 2025 tercatat ada 3.636 kasus tuberkulosis di Jakarta Utara,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Ratna Sari di Jakarta, Selasa (17/6).

Menurut dia, dari 3.636 kasus yang ditemukan, sebanyak 3.038 orang diantaranya telah menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta Utara.

“Sekitar 53 persen pasien TBC di Jakut sudah sembuh. Namun, masih ada yang masih menjalani pengobatan,” kata dia.

Pemkot Jakarta Utara, kata Ratna, terus melakukan penguatan dalam mengantisipasi penyebaran penyakit TBC, mulai dari mendirikan Kampung Siaga TBC yang tersebar di seluruh wilayah di Jakarta Utara.

Kemudian, menjalin kolaborasi lintas sectoral serta melakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan terhadap warga yang tinggal di lingkungan penderita TBC.

“Kami rutin menggelar pemberian obat TBC di 33 RW di 31 kelurahan yang ada di Jakut,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Sudinkes Jakut tercatat kasus TBC pada 2023 mencapai 10.102 kasus dan mengalami kenaikan pada tahun 2024 menjadi 11.323 kasus. Namun, hingga Juni 2025 baru terdata 3.636 kasus.

Sementara untuk pasien yang berobat pada tahun 2023 sebanyak 9.203 orang dan dinyatakan sembuh sekitar 79 persen, pada 2024 sebanyak 9.853 orang dan dinyatakan sembuh 82 persen, dan pada 2025 ini sudah ada 3.038 orang dan dinyatakan sembuh 53 persen.

Sebelumnya Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan perlu keterlibatan semua sektor dalam menanggulangi penyakit ini.

“Pada tahun 2024 ditemukan 11.323 kasus TBC dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta Utara,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat

Menurut dia Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara sudah membentuk Kampung Siaga TBC sebagai cara dalam mengatasi penyebaran penyakit menular tersebut.

"Kami berharap Kampung Siaga TBC dapat bergerak dalam menangani kasus ini sehingga, masyarakat Jakarta Utara selalu sehat dan terhindar dari penyakit," kata dia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
500 Musisi Meriahkan Bandun...

Pemkot Kembali Gelar Bulan Belanja Bandung 2026

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bulan ...
Daerah
Mahasiswa UB Asal Madagaska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.