Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Jakarta Senang Bermitra Soal Ketahanan Pangan dengan Banyak Daerah

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 12:49 WIB | Oleh:
DKI Jakarta Senang Bermitra Soal Ketahanan Pangan dengan Banyak Daerah Doc: aloy
Ket. pramono

JAKARTA - Untuk bekerja sama dengan daerah-daerah lain, terutama terkait dengan ketahanan pangan dan pengelolaan sampah, Pemprov Jakarta selalu siap. 

“Jakarta sangat senang dan gembira untuk bisa bekerja sama, berkolaborasi dengan semua kepala daerah terkait masalah pangan. Pertama-tama perlu dicari yang bisa dikerjasamakan,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo Pramono dalam acara Rapat Kerja Gubernur Mitra Praja Utama (MPU) tahun 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa.

Pramono mengatakan, yang pertama Jakarta membuka diri untuk bekerja sama di bidang ketahanan pangan atau pertanian karena Jakarta sendiri tidak memiliki area untuk bercocok tanam. Jakarta hanya memiliki 2 persen area bercocok tanam.

“Itu pertanian modern. Inilah yang kami tawarkan, pertama bisa kerja sama untuk urusan beras, daging secara konkret, kemudian untuk hal-hal yang lain,” kata Pramono. Selain itu, Jakarta juga membuka diri untuk bekerja sama di bidang pengelolaan sampah. Terlebih lagi, kini teknologi yang ada pun sudah semakin canggih.

Salah satu cara untuk mengatasi sampah di Jakarta adalah dengan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). “Kami telah mendapatkan arahan secara langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Nantinya, akan dibangun kurang lebih 4 atau sampai dengan 5 PLTSa,” katanya.

Terkait transportasi, Pramono mengatakan salah satu upaya penyelesaian masalah macet di Jakarta adalah dengan meluncurkan Transjabodetabek. Oleh karena itu, Jakarta pun secara terbuka akan mendorong untuk terus melakukan pengembangan Transjabodetabek.

“Inilah yang akan betul-betul menjadi warna baru di bidang transportasi. Karena kami akan setengah memaksa orang untuk menggunakan transportasi publik,” kata Pramono. Pramono juga menyinggung upaya pemenuhan air bersih di Jakarta. Saat ini, cakupan air bersih baru mencapai 71 persen.

Dia pun menargetkan seluruh warga Jakarta bisa mendapatkan air bersih pada 2029. Jika pembangunan Waduk Karian tersendat, maka Pemprov DKI siap mengambil alih proyek tersebut. “Nah yang seperti ini pasti kami harus bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemprov Banten,” kata Pramono.

Melalui forum tersebut, Pramono berharap kerja sama antardaerah dapat lebih erat, sehingga dapat bersama-sama membangun dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.