UE Berpacu Capai Kesepakatan Dagang dengan Amerika Serikat Sebelum 9 Juli
📅 Senin, 16 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
BRUSSEL – Uni Eropa (UE) tengah berupaya keras untuk mencapai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat (AS) sebelum tenggat waktu 9 Juli mendatang. Batas waktu ini menjadi krusial setelah Presiden AS Donald Trump menunda kenaikan tarif impor yang signifikan, khususnya pada baja dan aluminium, hingga tanggal tersebut.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen menegaskan kembali komitmen UE untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang "baik" dalam percakapan teleponnya dengan Presiden Trump pada Sabtu (14/6). Penundaan tarif 50 persen yang sebelumnya diancamkan oleh Trump memberikan jendela sempit bagi kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan dagang yang terus meningkat.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, von der Leyen mengatakan bahwa dia telah melakukan "pembicaraan yang baik dengan Presiden Trump menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7)."
Keputusan Pemerintah AS untuk menaikkan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50 persen mulai berlaku pada bulan ini, meningkatkan perselisihan perdagangan yang telah menimbulkan kekhawatiran tajam dari produsen Eropa, yang memperingatkan bahwa bea masuk yang tinggi dapat menyebabkan kerugian signifikan pada sektor tersebut.
Pada 26 Mei, Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Maros Sefcovic melontarkan komentar serupa setelah Trump mengatakan bahwa pembicaraan dengan blok beranggotakan 27 negara tersebut "tidak akan berhasil" dan mengancam akan memberlakukan tarif 50 persen untuk semua impor UE mulai 1 Juni.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah berbicara dengan von der Leyen, Trump kemudian setuju untuk menunda kenaikan tarif yang direncanakan hingga 9 Juli. Menurut unggahan von der Leyen pada Sabtu, dia dan Trump dalam panggilan telepon itu juga mendiskusikan situasi di Timur Tengah dan di Ukraina.
Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Eropa, Maros Sefcovic, menyatakan bahwa negosiasi berlangsung "secara esensial setiap hari" dan sangat rumit. Fokus utama perundingan adalah mencari solusi yang dapat mengatasi isu defisit perdagangan AS, khususnya pada barang-barang seperti mobil, serta masalah tarif baja dan aluminium.
UE sendiri berupaya agar kesepakatan yang dicapai bersifat seimbang dan saling menguntungkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!