Trump Setujui Kemitraan US Steel dan Nippon Steel
📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 08:33 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
NEW YORK - Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari Jumat (13/6) yang menyetujui kemitraan antara US Steel dan Nippon Steel setelah perusahaan mencapai kesepakatan mengenai jaminan keamanan nasional AS.
Kesepakatan ini mengakhiri kisah panjang mengenai kepemilikan asing atas aset nasional utama yang dimulai pada Desember 2023, ketika US Steel dan Nippon Steel mengumumkan rencana merger senilai $14,9 miliar.
Akuisisi US Steel oleh Nippon ditahan oleh mantan presiden Joe Biden, yang memblokirnya pada minggu-minggu terakhirnya di Gedung Putih dengan alasan keamanan nasional.
Trump awalnya menentang rencana pengambilalihan Nippon Steel, dan meminta US Steel untuk tetap dimiliki secara domestik, tetapi ia memberikan dukungannya terhadap "kemitraan" pada bulan Mei.
"US Steel akan TETAP berada di Amerika, dan akan tetap berkantor pusat di Kota Besar Pittsburgh," kata presiden AS dalam sebuah posting Truth Social.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pernyataan bersama, US Steel dan Nippon Steel mengatakan Trump "telah menyetujui kemitraan bersejarah Perusahaan yang akan melepaskan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pembuatan baja di Amerika Serikat, melindungi dan menciptakan lebih dari 100.000 pekerjaan."
"Selain Perintah Eksekutif Presiden Trump yang menyetujui kemitraan tersebut, Perusahaan telah menandatangani Perjanjian Keamanan Nasional (NSA) dengan Pemerintah AS," kata mereka, yang menyerukan sekitar $11 miliar dalam investasi baru yang akan dilakukan pada tahun 2028.
Perintah eksekutif Trump tidak memberikan perincian tentang NSA tetapi ia tetap memiliki kewenangan untuk mengeluarkan perintah lebih lanjut "sebagaimana menurut penilaian saya diperlukan untuk melindungi keamanan nasional Amerika Serikat."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengumuman hari Jumat menyusul peninjauan kesepakatan oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) milik pemerintah, yang bertugas menganalisis implikasi keamanan nasional dari pengambilalihan perusahaan AS oleh pihak asing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!