Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Temukan Jejak Kaki Mamalia Prasejarah Periode Kapur

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Tiongkok Temukan Jejak Kaki Mamalia Prasejarah Periode Kapur Doc: Antara/Xinhua
Ket. Jejak kaki yang ditemukan di Kabupaten Huaiji, Kota Zhaoqing di Provinsi Guangdong, Tiongkok.

BEIJING - Sebuah tim peneliti dari Universitas Geosains (Beijing) Tiongkok pada Kamis (12/6) mengatakan pihaknya untuk kali pertama berhasil mendokumentasikan kombinasi jejak kaki mamalia prasejarah (mammaliaform) dan dinosaurus di lapisan tanah periode kapur di wilayah Huaiji, Kota Zhaoqing, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.

Jejak kaki mammaliaform yang baru ditemukan itu panjangnya hanya 1,8 sentimeter, menurut tim peneliti.

Para peneliti menekankan bahwa hal ini menandai penemuan pertama jejak kaki mammaliaform Periode Kapur di China selatan dan memberikan wawasan berharga mengenai keanekaragaman dan paleoekologi vertebrata di daerah tersebut pada periode kapur.

"Jejak kaki mammaliaform yang baru ditemukan ini memiliki kondisi yang terawetkan dengan baik, panjangnya 1,8 sentimeter, berbentuk oval lateral, dengan empat jari kaki yang pendek dan lebar, bantalan telapak kaki yang membulat, dan ujung jari yang tumpul," kata Xing.

Ia meyakini bahwa jejak kaki tersebut kemungkinan terbentuk dalam sedimen di danau atau sungai dan mungkin ditinggalkan oleh hewan kecil seperti tikus.

"Hal ini menunjukkan bahwa mammaliaform memiliki kemampuan adaptasi ekologis yang lebih luas."

Jejak kaki theropoda yang baru ditemukan di area tersebut merupakan jejak kaki dinosaurus yang memiliki tiga jari dengan tanda cakar yang berbeda, masing-masing berukuran panjang 9,5 sentimeter.

Dua spesimen jejak hewan berkaki empat lainnya yang ditemukan, masing-masing berukuran panjang 45 sentimeter, menunjukkan karakteristik yang konsisten dengan jejak kaki sauropoda.

"Ini menandai kemunculan pertama jejak kaki mammaliaform Periode Kapur yang terdokumentasi di Tiongkok selatan, memperkaya pemahaman kita tentang keanekaragaman vertebrata di daerah ini pada era tersebut," kata Xing.

"Seiring dengan kemajuan penelitian, kami berharap dapat mengungkap lebih banyak informasi tentang sejarah evolusi dan dinamika ekologi organisme dari Periode Kapur, yang memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan maupun edukasi publik," ujarnya. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.