Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Tunggi Data Ritel Nasional, Ini Presiksi IHSG Akhir Pekan Ini

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 09:20 WIB | Oleh:
Pasar Tunggi Data Ritel Nasional, Ini Presiksi IHSG Akhir Pekan Ini Doc: istimewa

JAKARTA - Pasar saham di Tanah Air diperkirakan masih tertekan sehingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi, akhir pekan ini.

Untuk sentimen penggeraknya, pasar akan menantikan rilis data ekonomi di dalam negeri.

VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar menantikan rilis data penjualan ritel (retail sales) Indonesia periode April 2025.

Konsensus pasar menyebutkan penjualan ritel nasional pada April lalu tumbuh 2,1 persen secara tahunan (yoy) atau melambat dari 5,5 persen (yoy) pada Maret 2025.

Audi memproyeksikan IHSG dalam persagangan, Jumat (13/6), bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 7.160 dan resistance 7.260.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/6) sore, ditutup melemah 18,09 poin atau 0,25 persen ke posisi 7.204,37, mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,59 poin atau 0,32 persen ke posisi 807,88.

“Pelemahan IHSG juga tidak mengherankan, apalagi dengan rilis data indeks kepercayaan konsumen yang melemah tajam di bulan Mei,” ujar Fixed Income and Macro Strategist Mega Capital Indonesia LIonel Priyadi kepada Antara di Jakarta.

Dari mancanegara pada Rabu (11/06), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengirim surat kepada negara mitra dagang dalam waktu satu atau dua minggu untuk menetapkan tarif perdagangan secara sepihak.

Komentar ini muncul menjelang akan berakhirnya masa penangguhan 90 hari dari implementasi tarif timbal-balik (reciprocal tariff) pada 9 Juli.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa pemerintahan Trump mungkin akan memperpanjang jeda tarif 90 hari bagi beberapa negara untuk melanjutkan negosiasi perdagangan.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.