Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Akhir Pekan, IHSG Melemah Mengikuti Bursa Kawasan Asia

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Jelang Akhir Pekan, IHSG Melemah Mengikuti Bursa Kawasan Asia Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pegawai berjalan di bawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (13/6) pagi dibuka melemah 28,19 poin atau 0,39 persen ke posisi 7.176,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,23 poin atau 0,52 persen ke posisi 803,65.

IHSG hari ini bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

“Sentimen yang datang dari eksternal diekspektasikan akan memberikan dampak yang lebih besar. Mulai dari kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan China, data Indeks Harga Produsen (IHP) AS, hingga ketegangan di Timur Tengah,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, pelaku pasar masih menantikan perkembangan kebijakan perdagangan lebih lanjut, terutama antara AS dan Tiongkok, mengingat negosiasi kedua negara menjadi fokus utama pada pekan ini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bersedia memperpanjang batas waktu 8 Juli untuk menyelesaikan pembicaraan perdagangan sebelum tarif AS yang lebih tinggi diberlakukan, namun penundaan tersebut mungkin tidak diperlukan.

Di sisi lain, dengan inflasi AS yang relatif terkendali, Trump akan memberikan tekanan yang jauh lebih besar kepada bank sentral AS The Fed untuk bergerak lebih cepat dalam menurunkan tingkat suku bunga acuannya, yang secara probabilitas kemungkinan tercepat akan terjadi pada September 2025.

Dari dalam negeri, melansir survei Bank Indonesia (BI) bulan Mei 2025, masyarakat cenderung mengurangi konsumsi dan lebih mengutamakan tabungan, yang terlihat dari penurunan rasio konsumsi rata-rata terhadap pendapatan menjadi 74,3 persen, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 74,8 persen.

Sebaliknya, porsi pengeluaran untuk cicilan atau utang naik sedikit menjadi 10,8 persen, sedangkan porsi untuk tabungan tetap stabil di kisaran 14,9 persen. Penurunan konsumsi terjadi hampir di semua kelompok pengeluaran, kecuali pada mereka yang menghabiskan lebih dari Rp5 juta per bulan, yang justru mencatatkan kenaikan konsumsi.

Di sisi lain, ada kecenderungan peningkatan menabung pada kelompok berpengeluaran menengah, seperti kelompok Rp 1–2 juta dan Rp4,1–5 juta per bulan.

Secara umum, data ini mencerminkan sikap waspada masyarakat dalam menyikapi ketidakpastian ekonomi. Mereka mulai mengatur ulang alokasi keuangan dengan mengurangi pengeluaran konsumtif dan memperkuat cadangan keuangan melalui tabungan, sebagai langkah

Pada perdagangan Kamis (12/6), bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,36 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,23 persen, indeks DAX Jerman turun 0,74 persen, dan index CAC Prancis turun 0,14 persen.

Sementara itu,bursa AS di Wall Street kompak menguat pada perdagangan Kamis (12/6), indeks S&P naik 0,38 persen dan ditutup di level 6.045,26, Nasdaq Composite menguat 0,24 persen dan mengakhiri perdagangan di 19.662,48, sedangkan Dow Jones Industrial Average menanjak 101,85 poin atau naik 0,24 persen menetap di 42.967,6

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 421,59 poin atau 1,11 persen ke 37.750,50, indeks Shanghai melemah 19,63 poin atau 0,58 persen ke 3.383,76, indeks Hang Seng turun 85,38 poin atau 0,35 persen ke 23.965,00, dan indeks Strait Times melemah 16,41 poin atau 0,42 persen ke 3.905,33.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Daerah
BNPB Salurkan 62.000 Liter ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.