Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Ditutup Melemah akibat Memanasnya Kawasan Timur Tengah dan Kekhawatiran Ekonomi Domestik

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 17:20 WIB | Oleh:
IHSG Ditutup Melemah akibat Memanasnya Kawasan Timur Tengah dan Kekhawatiran Ekonomi Domestik Doc: antara foto
Ket. IHSG di BEI

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (13/6) sore ditutup melemah seiring memanasnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

IHSG ditutup melemah 38,30 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.166,07. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,07 poin atau 0,75 persen ke posisi 801,80.

“IHSG ditutup melemah di tengah sentimen negatif meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta kekhawatiran akan dampaknya terhadap perekonomian domestik, di saat masih ada potensi ancaman dari perang tarif,” ujar analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta, Jumat.

Mayoritas bursa saham kawasan Asia juga ditutup melemah, setelah terjadinya serangan militer Israel yang menargetkan program nuklir Iran, sementara Iran berjanji akan membalas.

Peristiwa itu mengakibatkan harga minyak mentah menguat tajam lebih dari 6 persen di atas level 72 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Sebelumnya, pelaku pasar akhir-akhir ini cenderung mengabaikan risiko geopolitik, dengan adanya serangan ini menjadi peringatan bahwa risiko ini lebih nyata dan lebih mendesak daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Dari dalam negeri, penjualan ritel bulan April 2025 turun 0,3 persen year on year (yoy) dari sebelumnya naik 5,5 persen (yoy) di Maret 2025, dan merupakan penurunan tahunan pertama sejak April 2024.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor meningkat yaitu sektor barang baku yang naik sebesar 1,18 persen.

Sedangkan sepuluh sektor terkoreksi yaitu paling dalam sektor teknologi minus 1,25 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan yang masing-masing turun sebesar 1,09 persen dan 0,99 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JAWA, MBSS, ASBI, ARCI, dan JATI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KRYA, KOPI, JECC, BPFI, dan BAIK.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.372.329 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,68 miliar lembar saham senilai Rp15,20 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 364 saham menurun, dan 200 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 351,19 poin atau 0,92 persen ke 37.821,00, indeks Hang Seng melemah 25,66 poin atau 0,75 persen ke 23.892,48, indeks Shanghai menguat 0,34 poin atau 0,01 persen ke 3.402,78, dan indeks Strait Times melemah 10,78 poin atau 0,271 persen ke 3.911,11.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.