Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung: Kota Sejahtera Dimulai dari Lansia Bahagia

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung: Kota Sejahtera Dimulai dari Lansia Bahagia Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa perhatian kepada lansia adalah bentuk kesiapan menghadapi masa depan.

Menurut dia, lansia merupakan salah satu dari empat kelompok rentan dalam masyarakat, bersama anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.

Keberhasilan sebuah kota dalam melindungi dan menyejahterakan keempat kelompok ini adalah indikator penting kemajuan sosial.

“Kalau keempat kelompok ini terlindungi, insyaallah semua warga akan merasakan kesejahteraan yang adil dan merata,” ucap Wali Kota Farhan saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29 Tingkat Kota Bandung di Kantor Dinas Sosial Kota Bandung, Kamis (12/6).

Wali Kota Farhan menyinggung pula tantangan yang dihadapi lansia di tengah ketimpangan ekonomi dan inflasi. Ia menyampaikan data bahwa jumlah hewan kurban tahun ini turun drastis hampir 30 persen dibandingkan tahun lalu, terutama kurban dari masyarakat kelas menengah dan lansia.

“Banyak lansia yang hidup dari pensiunan atau tunjangan sosial menahan membeli kurban. Ini sinyal kuat bahwa daya beli kita sedang menurun. Maka, pengendalian inflasi dan distribusi barang kebutuhan pokok jadi prioritas,” ungkap dia.

Ia menyebut upaya-upaya kecil seperti pemanfaatan makanan siap saji dari hotel dan restoran sebelum kedaluwarsa sebagai langkah nyata yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat kurang mampu, termasuk lansia.

Selain itu, Wali Kota Farhan mengapresiasi kolaborasi PKK dan Disdukcapil yang telah memberikan KTP kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas mental. Ia menegaskan pentingnya KTP bagi semua warga, termasuk lansia.

“Tanpa KTP, seseorang tidak bisa menerima bantuan sosial. Memberi KTP adalah bentuk penghormatan dan pengakuan atas eksistensi mereka,” tegas Wali Kota Bandung.

Ia juga mengingatkan kewajiban pemerintah memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan responsif, serta pendampingan psikososial bagi lansia yang hidup sendiri atau mengalami kesulitan ekonomi.

Wali Kota Farhan mendorong seluruh elemen sosial mulai dari pekerja sosial, karang taruna, hingga pendamping PKH untuk ikut serta mendampingi mereka.

“Kita harus hadir bagi para lansia yang hidup sendiri. Jangan biarkan mereka terabaikan,” kata dia.

Wali Kota Farhan pun mengajak anak-anak muda untuk berkontribusi dalam memberikan literasi digital kepada para lansia agar tidak mudah tertipu oleh pinjaman online ilegal, penipuan kartu kredit, dan penawaran yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengajak seluruh pihak mulai dari Forkopimda, masyarakat, lembaga, hingga media untuk bersama-sama mewujudkan Bandung sebagai kota ramah lansia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.